Harga BBM Naik, Pemkot Surabaya Jual Semua Mobil Operasional
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 26 Jun 2026 14:39 WIB
selalu.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah efisiensi.
Seluruh mobil operasional berbahan bakar bensin milik Pemkot kini dilelang dan secara bertahap akan digantikan dengan kendaraan listrik.
Baca Juga: Wanita Tewas Talanjang dan Berdarah di Surabaya Itu Diduga Kuat Dibunuh, Ini Identitasnya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pelelangan seluruh mobil operasional berbahan bakar bensin saat ini masih berproses.
Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM sekaligus menekan biaya operasional pemerintah daerah.
"Mobil operasional yang menggunakan bensin sudah kami lelang semuanya dan saat ini masih dalam proses. Kami berupaya mengurangi ketergantungan terhadap BBM dengan beralih ke kendaraan listrik," jelas Eri, Jumat (26/6/2026).
Selain mengganti mobil dinas dengan kendaraan listrik, Pemkot juga mengoptimalkan penggunaan sepeda motor untuk aktivitas lapangan yang tidak memerlukan kendaraan roda empat.
Menurut Eri, langkah itu menjadi bagian dari strategi efisiensi agar anggaran daerah tidak semakin terbebani akibat kenaikan harga BBM.
Meski demikian, transisi ke kendaraan listrik belum dapat diterapkan pada seluruh armada milik Pemkot.
Baca Juga: Wanita Tewas Talanjang dan Berdarah Dalam Kamar Rumah di Putat Jaya Surabaya
Kendaraan pelayanan publik seperti truk pengangkut sampah, armada operasional sungai, kendaraan pengerukan, hingga mobil pemadam kebakaran masih bergantung pada bahan bakar solar.
Karena itu, Pemkot Surabaya mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar armada pelayanan dasar masyarakat tersebut dapat memperoleh akses BBM bersubsidi.
"Kendaraan ini digunakan untuk pelayanan masyarakat, bukan untuk kegiatan administratif pemerintahan. Karena itu kami mengajukan agar armada pelayanan publik bisa mendapatkan BBM subsidi," papar dia.
Eri mengungkapkan, sebagian armada persampahan telah memperoleh persetujuan untuk menggunakan BBM subsidi.
Baca Juga: Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Berhasil Kumpulkan 157 Kantong Darah
Sementara itu, usulan bagi armada pemadam kebakaran dan kendaraan sektor pekerjaan umum (PU) masih dibahas bersama kementerian terkait.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan agar kenaikan harga solar non-subsidi tidak mengganggu pelayanan dasar kepada masyarakat.
"Kami berharap ada skema yang dapat mendukung operasional armada pelayanan publik, sehingga pemerintah daerah tetap dapat menjaga kualitas layanan kepada masyarakat secara optimal. Sebab, kendaraan-kendaraan tersebut digunakan langsung untuk pelayanan dasar masyarakat setiap hari," kata Eri.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-14389-harga-bbm-naik-pemkot-surabaya-jual-semua-mobil-operasional
