Rabu, 28 Okt 2026 07:45 WIB

Kabar Baik, Intensif Guru Ngaji di Jember Segera Cair

Bupati Jember Muhammad Fawait saat hadiri acara Bunga Desaku di Patemon tlTanggul. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat hadiri acara Bunga Desaku di Patemon tlTanggul. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menegaskan komitmennya untuk merealisasikan pencairan insentif bagi guru ngaji dan ketua kelompok pengajian setelah proses Perubahan APBD rampung. 

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di kawasan Pemandian Patemon, KecamatanTanggul, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik

Di hadapan ratusan guru ngaji dan pengurus kelompok pengajian, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu meminta penjelasan langsung dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jember mengenai perkembangan penyaluran insentif yang telah lama dinantikan.

Kabag Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa seluruh proses pendataan calon penerima telah selesai dilaksanakan. Saat inipemerintah tinggal menunggu pengesahan Perubahan APBD sebagai dasar pencairan anggaran.

"Pendataan penerima sudah selesai. Selanjutnya kami menunggu pengesahan Perubahan APBD. Setelah itu, penyaluran insentif akan segera dilakukan secara bertahap melalui masing-masing desa," katanya.

Mendengar penjelasan tersebut, Gus Fawait meminta seluruh perangkat daerah memastikan proses administrasi berjalan tanpa hambatan agar hak para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian dapat diterima tepat waktu.

"Insentif ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pendidik keagamaan yang selama ini berperan besar membina masyarakat. Karena itu saya minta prosesnya dikawal dengan baik agar segera terealisasi," tegasnya.

Gus Fawait juga mengajak para guru ngaji menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan Program Universal Health Coverage (UHC) kepada masyarakat. 

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember

Menurutnya, masih banyak warga yang belum mengetahui bahwa seluruh pemegang KTP Jember kini dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis.

"Masih ada masyarakat yang enggan datang ke rumah sakit karena takut biaya pengobatan mahal. Padahal, sejak program UHC berjalan, warga Jember dengan KTP Jember bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Gus Fawait.

Ia menambahkan, program tersebut menanggung berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat, kecuali beberapa kasus yang memang tidak dijamin sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Gus Fawait mengingatkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember agar memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh pasien tanpa membedakan pengguna layanan umum maupun peserta UHC.

Baca Juga: Bupati Fawait Minta Koni Jember Targetkan Kebangkitan Prestasi di Porprov Jatim 2027

"Kami ingin seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, dan setara. Jangan ada perbedaan pelayanan hanya karena pasien menggunakan program UHC," paparnya.

Menutup arahannya, Gus Fawait berharap para guru ngaji dan pengurus kelompok pengajian ikut menyampaikan informasi tersebut kepada jamaah, santri, dan masyarakat di lingkungan masing-masing, sehingga semakin banyak warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah.

"Peran guru ngaji sangat dekat dengan masyarakat. Kami berharap informasi mengenai layanan berobat gratis ini bisa diteruskan kepada warga agar tidak ada lagi masyarakat yang menunda berobat hanya karena alasan biaya," pungkasnya. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Percepatan ini menjadi komitmen PLN NP dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Proses distribusi komoditas dari berbagai wilayah dinilai tidak selalu bisa menyesuaikan ketentuan waktu yang berlaku.