Senin, 20 Jul 2026 21:51 WIB

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Peluncuran program kemitraan pencegahan pencemaran plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).
Peluncuran program kemitraan pencegahan pencemaran plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).

selalu.id - Pencegahan pencemaran plastik sungai di Indonesia untuk menekan kebocoran sampah dari aliran sungai ke laut terus digalakkan pemerintah.

Komitmen itu ditunjukkan langsung Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan peluncuran program di Kota Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

"Harapannya nanti Surabaya menjadi kota percontohan di antara lima lokasi target, sehingga daerah lain bisa meniru skema penanganan yang sudah berjalan sukses," kata Staf Asisten Deputi Ekonomi Sirkular dan Dampak Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Ahmad Didin usai peluncuran program di Kantor Bapeko Surabaya, Jumat (5/6/2026).

Dalam program ini, mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) tersebut.

Untuk di Surabaya, pencegahan pencemaran plastik sungai difokuskan di Kali Tebu, Kali Mrutu dan akan berlanjut di Sidoarjo, Solo, Bekasi serta Bali.

"Kegiatannya nanti mulai dari pembersihan dan penyaringan sampah di sungai, pemetaan aliran sampah, penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga edukasi pemilahan sampah dari sumbernya," papar Didin.

Peluncuran program pencegahan sampah plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).Peluncuran program pencegahan sampah plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Sedangkan untuk pelaksanaan program, diserahkan kepada United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia sebagai pelaksana lapangan yang mendampingi pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan kegiatan di wilayah sasaran.

"Selain melakukan pembersihan sampah di sungai, program ini juga mendorong pengurangan timbulan sampah melalui perubahan perilaku masyarakat agar sampah tidak masuk ke saluran air dan sungai," jelasnya.

Kepala Kelompok Kerja Perubahan Perilaku Masyarakat Direktorat Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup, Sri Murwani Nurfadhila Astuti mengatakan, keberhasilan program tersebut bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah sejak dari sumbernya.

"Kami mendorong masyarakat untuk membatasi serta memilah sampah dari sumbernya agar memberikan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sungai," katanya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya M. Fikser menambahkan, kegiatan pembersihan di Kali Tebu dan Kali Mrutu saat ini mampu menyaring rata-rata satu ton sampah per hari sebelum terbawa ke perairan yang lebih luas.

Upaya tersebut sejalan dengan target Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengurangi timbulan sampah melalui optimalisasi rumah pengelolaan sampah daur ulang dan penguatan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.

"Target Pak Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi) kepada kami adalah sampah harus berkurang hingga 40 persen melalui optimalisasi rumah pengelolaan sampah daur ulang," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.

Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Keberhasilan aparat membongkar jaringan asal Malaysia ini dimanfaatkan DPRD untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan Perda P4GN.