Jumat, 05 Jun 2026 20:04 WIB

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Peluncuran program kemitraan pencegahan pencemaran plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).
Peluncuran program kemitraan pencegahan pencemaran plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).

selalu.id - Pencegahan pencemaran plastik sungai di Indonesia untuk menekan kebocoran sampah dari aliran sungai ke laut terus digalakkan pemerintah.

Komitmen itu ditunjukkan langsung Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan peluncuran program di Kota Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

"Harapannya nanti Surabaya menjadi kota percontohan di antara lima lokasi target, sehingga daerah lain bisa meniru skema penanganan yang sudah berjalan sukses," kata Staf Asisten Deputi Ekonomi Sirkular dan Dampak Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Ahmad Didin usai peluncuran program di Kantor Bapeko Surabaya, Jumat (5/6/2026).

Dalam program ini, mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) tersebut.

Untuk di Surabaya, pencegahan pencemaran plastik sungai difokuskan di Kali Tebu, Kali Mrutu dan akan berlanjut di Sidoarjo, Solo, Bekasi serta Bali.

"Kegiatannya nanti mulai dari pembersihan dan penyaringan sampah di sungai, pemetaan aliran sampah, penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga edukasi pemilahan sampah dari sumbernya," papar Didin.

Peluncuran program pencegahan sampah plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).Peluncuran program pencegahan sampah plastik sungai di Surabaya. (Foto: selalu.id).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sedangkan untuk pelaksanaan program, diserahkan kepada United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia sebagai pelaksana lapangan yang mendampingi pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan kegiatan di wilayah sasaran.

"Selain melakukan pembersihan sampah di sungai, program ini juga mendorong pengurangan timbulan sampah melalui perubahan perilaku masyarakat agar sampah tidak masuk ke saluran air dan sungai," jelasnya.

Kepala Kelompok Kerja Perubahan Perilaku Masyarakat Direktorat Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup, Sri Murwani Nurfadhila Astuti mengatakan, keberhasilan program tersebut bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah sejak dari sumbernya.

"Kami mendorong masyarakat untuk membatasi serta memilah sampah dari sumbernya agar memberikan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sungai," katanya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya M. Fikser menambahkan, kegiatan pembersihan di Kali Tebu dan Kali Mrutu saat ini mampu menyaring rata-rata satu ton sampah per hari sebelum terbawa ke perairan yang lebih luas.

Upaya tersebut sejalan dengan target Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengurangi timbulan sampah melalui optimalisasi rumah pengelolaan sampah daur ulang dan penguatan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.

"Target Pak Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi) kepada kami adalah sampah harus berkurang hingga 40 persen melalui optimalisasi rumah pengelolaan sampah daur ulang," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.