Jumat, 04 Sep 2026 12:21 WIB

Kabar Gembira, Bayi Lahir Asli Surabaya Langsung Dapat Akta-KIA hingga KK Baru Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Jul 2026 15:49 WIB
Kepala Disdukcapil Surabaya  Irvan Wahyudradjad. (Dok. Pemkot Surabaya).
Kepala Disdukcapil Surabaya Irvan Wahyudradjad. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Bayi yang lahir dari orang tua ber-KTP atau Kartu Keluarga (KK) Surabaya kini dapat langsung memperoleh tiga dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) secara gratis. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan seluruh dokumen tersebut terbit maksimal 1x24 jam setelah proses kelahiran.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surabaya, Irvan Wahyudradjad mengatakan layanan tersebut merupakan upaya memastikan setiap warga memiliki identitas hukum sejak lahir sekaligus mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik.

"Ketika warga Surabaya ber-KTP Surabaya atau ber-KK Surabaya melahirkan, bayinya langsung mendapatkan layanan adminduk gratis," tegasnya, Senin (20/7/2026).

Irvan menjelaskan, bayi yang baru lahir akan langsung memperoleh tiga dokumen sekaligus, yakni akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan pembaruan Kartu Keluarga (KK) orang tua.

Menurutnya, penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sejak bayi lahir juga memberikan manfaat penting, terutama untuk akses layanan kesehatan.

"Ketika bayi mempunyai NIK, otomatis di Surabaya tercover BPJS. Jadi jika membutuhkan perawatan setelah lahir, layanan kesehatan bisa langsung diakses," jelasnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Untuk mempercepat proses tersebut, Disdukcapil Surabaya telah bekerja sama dengan 69 rumah sakit serta lebih dari 150 fasilitas kesehatan dan puskesmas. 

Rumah sakit juga diminta menyiapkan dokumen kependudukan calon orang tua sebelum persalinan agar penerbitan dokumen bayi dapat dilakukan segera setelah lahir.

"Rumah sakit ketika menerima pasangan yang akan melahirkan langsung meminta dokumen kependudukan agar saat bayi lahir semua proses sudah siap, termasuk nama bayi," kata Irvan.

Ia menambahkan, identitas kependudukan bukan sekadar data administrasi, tetapi juga identitas hukum yang menjadi dasar berbagai pelayanan publik. 

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Kesalahan sekecil apa pun pada data, seperti perbedaan satu huruf pada nama, dapat menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, misalnya terkait warisan, pembuatan paspor, hingga keberangkatan ibadah haji.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat memastikan seluruh data kependudukan telah benar sebelum proses persalinan.

"Kami berkomitmen, paling lambat 1x24 jam setelah bayi lahir, tiga dokumen tersebut sudah terbit,"tandas Irvan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.