Jumat, 04 Sep 2026 12:21 WIB

Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni. (Foto: Dony/selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni mendesak penguatan nyata pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). 

Seruan ini muncul menyusul keberhasilan BNNP Jawa Timur membongkar kasus peredaran sabu seberat 5,4 kilogram yang diduga jaringan internasional asal Malaysia. 

Baca Juga: Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Terbongkarnya kasus ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa Perda P4GN yang telah disusun belum berjalan maksimal di lapangan, sementara Jawa Timur masih tetap menjadi target utama sekaligus jalur strategis bagi jaringan narkotika lintas negara.

"Kasus ini adalah peringatan keras. Artinya, aturan yang tertulis dalam Perda P4GN belum sepenuhnya berfungsi menutup celah peredaran. Implementasinya harus diperkuat di semua tahap, mulai dari pencegahan, edukasi, rehabilitasi, hingga penindakan dan tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum saja," kata Sri Wahyuni, Senin (20/7/2026).

Ia mengatakan efektivitas Perda P4GN sangat bergantung pada sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, BNNP Jatim, Polda Jatim, pemerintah kabupaten/kota, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga. 

Selama ini, koordinasi antar-pihak kerap belum terpadu, sehingga menciptakan celah yang dimanfaatkan pengedar.

Menurut politisi yang akrab disapa Yuni itu bahwa aspek pencegahan masih menjadi titik lemah pelaksanaan Perda. 

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Sosialisasi bahaya narkoba dinilai belum merata hingga ke pelosok desa dan lingkungan sekolah, sementara generasi muda masih menjadi kelompok paling rentan direkrut maupun dijadikan sasaran konsumsi oleh jaringan pengedar.

"Perang melawan narkoba bukan sekadar tugas menangkap pengedar. Perda P4GN mengamanatkan perlindungan generasi muda, namun langkah preventif dan edukasi yang masif belum terlihat di setiap wilayah. Keluarga sebagai benteng pertama pun belum sepenuhnya dibekali pemahaman yang cukup," jelasnya.

Keberhasilan aparat membongkar jaringan asal Malaysia ini dimanfaatkan DPRD untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan Perda P4GN. 

DPRD menjamin kesiapannya memperbaiki aturan, memperketat fungsi pengawasan, serta menyetujui alokasi anggaran yang memadai guna mendukung program rehabilitasi bagi korban maupun peningkatan fasilitas pencegahan.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

Yuni menyatakan komitmen tegas, Jawa Timur tidak boleh dijadikan jalur transit maupun pasar utama narkotika nasional maupun internasional. 

Seluruh pemangku kepentingan wajib menyelaraskan langkah agar Perda P4GN berubah dari sekadar dokumen hukum menjadi perlindungan nyata bagi masyarakat. 

"Jangan sampai aturan ini hanya tersimpan di lemari. Penguatan pelaksanaan Perda P4GN adalah tanggung jawab bersama demi menyelamatkan masa depan generasi Jawa Timur," pungkas politisi Demokrat tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.