Kamis, 03 Sep 2026 11:16 WIB

1.752 CPNS Kanwil Kemenag Jatim Resmi Diangkat Jadi PNS

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar saat pelantikan CPNS. (Dok. Kemenag Jatim for selalu.id).
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar saat pelantikan CPNS. (Dok. Kemenag Jatim for selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 1.752 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun Anggaran 2024.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara daring oleh Menteri Agama RI pada Kamis (21/5/2026) kemarin, serta diikuti secara luring di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Daftar Pemenang Mini Drama Competition EXPO Madrasah Jawa Timur 2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh CPNS penempatan Kanwil Kemenag Jatim, Kementerian Agama Kota Surabaya, dan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.

Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, beserta jajaran pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim.

Dari total 1.827 penerima Surat Keputusan (SK) CPNS Formasi Tahun Anggaran 2024, sebanyak 1.752 orang resmi diangkat menjadi PNS.

Sementara itu, 11 CPNS tercatat mengundurkan diri atau meninggal dunia, 59 orang dialihkan penempatannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), serta lima orang lainnya dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah.

Dalam arahannya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengajak ASN yang baru dilantik untuk memperkuat rasa syukur, loyalitas, dan solidaritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara.

Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua serta mengimplementasikan nilai-nilai ASN Kementerian Agama yang terangkum dalam prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik ASN maupun institusi Kementerian Agama.

Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan empat orientasi pelayanan ASN: Kecepatan layanan, kemudahan layanan, kemanfaatan kebijakan, serta kebahagiaan masyarakat.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, melaporkan bahwa pengadaan ASN bertujuan menghasilkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima.

Ia juga menyampaikan bahwa total formasi ASN Kementerian Agama tahun ini mencapai 110.553 formasi, terdiri atas 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usai pelantikan nasional, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan secara daring bersama seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan pentingnya meluruskan niat bekerja sebagai bentuk ibadah agar mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, bermanfaat, dan membahagiakan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung empati, adab, dan amanah dalam menjalankan tugas, serta mengingatkan ASN untuk menghindari praktik korupsi waktu kerja.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Dikabarkan Mundur dari Jabatannya Demi Kursi PBNU, Berikut Ini Faktanya

“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” tegasnya, Jumat (22/5/2026).

Menutup arahannya, Kakanwil mengingatkan para ASN agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada pihak tertentu terkait pelantikan yang diterima.

Kakanwil Kemenag Jatim juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang dilantik.

“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.