Kamis, 09 Jul 2026 00:13 WIB

1.752 CPNS Kanwil Kemenag Jatim Resmi Diangkat Jadi PNS

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar saat pelantikan CPNS. (Dok. Kemenag Jatim for selalu.id).
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar saat pelantikan CPNS. (Dok. Kemenag Jatim for selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 1.752 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun Anggaran 2024.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara daring oleh Menteri Agama RI pada Kamis (21/5/2026) kemarin, serta diikuti secara luring di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Kemenag Jatim Ajak Guru Kristen Bentuk Generasi Berkarakter dan Pembawa Damai 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh CPNS penempatan Kanwil Kemenag Jatim, Kementerian Agama Kota Surabaya, dan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.

Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, beserta jajaran pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim.

Dari total 1.827 penerima Surat Keputusan (SK) CPNS Formasi Tahun Anggaran 2024, sebanyak 1.752 orang resmi diangkat menjadi PNS.

Sementara itu, 11 CPNS tercatat mengundurkan diri atau meninggal dunia, 59 orang dialihkan penempatannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), serta lima orang lainnya dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah.

Dalam arahannya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengajak ASN yang baru dilantik untuk memperkuat rasa syukur, loyalitas, dan solidaritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara.

Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua serta mengimplementasikan nilai-nilai ASN Kementerian Agama yang terangkum dalam prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik ASN maupun institusi Kementerian Agama.

Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan empat orientasi pelayanan ASN: Kecepatan layanan, kemudahan layanan, kemanfaatan kebijakan, serta kebahagiaan masyarakat.

Baca Juga: Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan Lewat Lebaran Yatim 2026 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, melaporkan bahwa pengadaan ASN bertujuan menghasilkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima.

Ia juga menyampaikan bahwa total formasi ASN Kementerian Agama tahun ini mencapai 110.553 formasi, terdiri atas 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usai pelantikan nasional, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan secara daring bersama seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan pentingnya meluruskan niat bekerja sebagai bentuk ibadah agar mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, bermanfaat, dan membahagiakan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung empati, adab, dan amanah dalam menjalankan tugas, serta mengingatkan ASN untuk menghindari praktik korupsi waktu kerja.

Baca Juga: Kemenag Jatim Laporkan Hilal Dzulhijjah 1447 H Terlihat di Lamongan

“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” tegasnya, Jumat (22/5/2026).

Menutup arahannya, Kakanwil mengingatkan para ASN agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada pihak tertentu terkait pelantikan yang diterima.

Kakanwil Kemenag Jatim juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang dilantik.

“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

Ainur menegaskan bahwa saat ini Bappeda Jatim telah mempersempit akses informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang hibah gubernur.

Penjelasan Pemkot Surabaya soal Viralnya Pungutan Warga Baru di Sememi

Sebelumnya beredar dokumen berisi daftar iuran bagi warga pindah masuk di Kelurahan Sememi, Surabaya. Dokumen itu kemudian viral dan menjadi polemik.

Emak-emak HMD Gemas Surabaya Gelar Aksi Dukung Program MBG, Cuma Pura-pura atau Terpaksa?

Selain itu, dalam aksi tersebut mereka menolak penghentian program MBG dengan dalih akan meningkatkan pengangguran baru.

Pemkot Surabaya Tegaskan Layanan Administrasi Adminduk Gratis, Ada Pungutan Laporkan

Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan pihak yang meminta uang dengan mengatasnamakan pelayanan administrasi kependudukan.

Tim Gabsat Sabet Juara Pertama Kapolda Jatim Cup 4 2026

Kombes Abast berharap semangat yang terbangun selama kompetisi dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai anggota Polri.

Wanita asal Garut Tewas Tertabrak Kereta Api di Surabaya

Hingga kini, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan dan pendalaman pihak kepolisian.