Senin, 12 Okt 2026 04:50 WIB

Emak-emak HMD Gemas Surabaya Gelar Aksi Dukung Program MBG, Cuma Pura-pura atau Terpaksa?

HMD Gemas Surabaya saat menggelar aksi dukung program MBG di depan Gedung Negara Grahadi. (Dok. Istimewa).
HMD Gemas Surabaya saat menggelar aksi dukung program MBG di depan Gedung Negara Grahadi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Himpunan mitra dapur gerakan emas (HMD-Gemas) Kota Surabaya menggelar aksi di depan gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan makan gratis bergizi (MBG), Rabu (8/7/2026).

Aksi yang didominasi para perempuan itu terlihat membawa sayur untuk dibagikan kepada para pengguna jalan. Menurut mereka, dihentikannya program MBG di masa liburan sekolah membuat harga sayur saat ini turun.    

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

"Kami sengaja membawa sayur untuk dibagikan kepada masyarakat, karena sejak dihentikannya program MBG ini harganya turun, sehingga merugikan petani," ujar salah satu peserta aksi dalam menyampaikan orasinya.

Aksi yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia itu, meminta pemerintah agar program MBG segera dilanjutkan kembali karena dinilai sangat bermanfaat bagi kecerdasan siswa.

"Dengan adanya MBG sudah terbukti banyak siswa yang semakin cerdas, sehingga ini sangat bermanfaat bagi generasi bangsa," jelasnya.

Baca Juga: Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

Mereka juga mendesak kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencabut Surat edaran Nomor.12 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada periode hari libur dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kebijakan penghentian layanan MBG dan meniadakan insentif operasional SPPG selama masa libur sekolah sangat merugikan dan berpotensi melanggar kesepakatan kontrak dan memicu gelombang penolakan dari berbagai asosiasi dan elemen kelompok dapur," papar para massa aksi.

Selain itu, dalam aksi tersebut mereka menolak penghentian program MBG dengan dalih akan meningkatkan pengangguran baru.

Baca Juga: Persiapan Porprov Jatim 2027, Pemkot Surabaya Mulai Petakan Venue Pertandingan

"Jangan programnya yang dihentikan, tapi regulasinya yang harus diperbarui," tegasnya.

Dalam waktu dekat mereka akan menggelar aksi ke Jakarta dengan membawa spanduk yang telah ditanda tangani oleh peserta aksi sebagai nota kesepakatan bersama.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.

Ancaman Kekeringan Ekstrem Meluas di Jawa Timur, Peluang Ada Hujan Tipis

Masyarakat diimbau untuk lebih hemat dalam menggunakan air bersih dan menghindari pemicu percikan api di area terbuka guna mencegah kebakaran lahan meluas.

Achmad Hidayat Gabung PSI, Sebut Kader PDIP Surabaya Bakal Ikuti Langkahnya

Hidayat mengklaim akan ada kader-kader PDI Perjuangan lain di Kota Surabaya yang bergabung dengan PSI secara bertahap, setelah dirinya memutuskan berlabuh.