Sabtu, 22 Agu 2026 23:42 WIB

Emak-emak HMD Gemas Surabaya Gelar Aksi Dukung Program MBG, Cuma Pura-pura atau Terpaksa?

HMD Gemas Surabaya saat menggelar aksi dukung program MBG di depan Gedung Negara Grahadi. (Dok. Istimewa).
HMD Gemas Surabaya saat menggelar aksi dukung program MBG di depan Gedung Negara Grahadi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Himpunan mitra dapur gerakan emas (HMD-Gemas) Kota Surabaya menggelar aksi di depan gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan makan gratis bergizi (MBG), Rabu (8/7/2026).

Aksi yang didominasi para perempuan itu terlihat membawa sayur untuk dibagikan kepada para pengguna jalan. Menurut mereka, dihentikannya program MBG di masa liburan sekolah membuat harga sayur saat ini turun.    

Baca Juga: Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

"Kami sengaja membawa sayur untuk dibagikan kepada masyarakat, karena sejak dihentikannya program MBG ini harganya turun, sehingga merugikan petani," ujar salah satu peserta aksi dalam menyampaikan orasinya.

Aksi yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia itu, meminta pemerintah agar program MBG segera dilanjutkan kembali karena dinilai sangat bermanfaat bagi kecerdasan siswa.

"Dengan adanya MBG sudah terbukti banyak siswa yang semakin cerdas, sehingga ini sangat bermanfaat bagi generasi bangsa," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Mereka juga mendesak kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencabut Surat edaran Nomor.12 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada periode hari libur dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kebijakan penghentian layanan MBG dan meniadakan insentif operasional SPPG selama masa libur sekolah sangat merugikan dan berpotensi melanggar kesepakatan kontrak dan memicu gelombang penolakan dari berbagai asosiasi dan elemen kelompok dapur," papar para massa aksi.

Selain itu, dalam aksi tersebut mereka menolak penghentian program MBG dengan dalih akan meningkatkan pengangguran baru.

Baca Juga: Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

"Jangan programnya yang dihentikan, tapi regulasinya yang harus diperbarui," tegasnya.

Dalam waktu dekat mereka akan menggelar aksi ke Jakarta dengan membawa spanduk yang telah ditanda tangani oleh peserta aksi sebagai nota kesepakatan bersama.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Adu Taktik Kemerdekaan, Saat Jurnalis Surabaya Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Turnamen Domino

Tak hanya laga domino, kemeriahan ajang ini turut dirangkai dengan Lomba Foto On The Spot yang terbuka bagi masyarakat umum.

Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Armuji mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya.

Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Rafi mengaku keinginannya memimpin KONI Sidoarjo telah muncul sejak lama.

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.