Kamis, 03 Sep 2026 11:17 WIB

Kemenag Jatim Laporkan Hilal Dzulhijjah 1447 H Terlihat di Lamongan

Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pantauan rukyatul hilal. (Dok. Kemenag Jatim for selalu.id).
Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pantauan rukyatul hilal. (Dok. Kemenag Jatim for selalu.id).

selalu.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kemenag Jatim) melaksanakan pemantauan rukyatul hilal dalam rangka penentuan awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi di sejumlah titik rukyat wilayah Jawa Timur, Minggu (17/5/2026).

Dari hasil pemantauan yang dilakukan di 13 titik rukyatul hilal, hilal dilaporkan terlihat di Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Paciran, Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Daftar Pemenang Mini Drama Competition EXPO Madrasah Jawa Timur 2026

Sementara itu, 12 titik rukyat lainnya melaporkan hilal tidak terlihat karena karena kondisi cuaca mendung yang menghambat proses pengamatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim rukyat, petugas lapangan, serta instansi terkait yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan pemantauan hilal di berbagai daerah.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

“Terima kasih kepada seluruh tim rukyat dan pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Hasil pemantauan dari Jawa Timur ini menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung proses penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh Kementerian Agama RI,” katanya.

Bahtiar menegaskan, laporan hasil rukyatul hilal dari Jawa Timur selanjutnya disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah 1447 H yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Juga: Kemenag Jatim Apresiasi Gotong Royong Warga Jombang di Muktamar ke-35 NU

"Adapun satu lokasi yang berhasil melihat hilal yaitu Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Paciran, Lamongan. Sedangkan lokasi rukyat lainnya yang melaporkan hilal tidak terlihat berada di wilayah Madiun, Gresik, Mojokerto, Pamekasan, Bondowoso, Banyuwangi, Sampang, Blitar, Sumenep, Ponorogo, Tuban, dan Jombang," sebutnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.