Rabu, 08 Jul 2026 11:52 WIB

Beasiswa Pemuda Tangguh SMA-MA di Surabaya Kini Tak Lagi Masuk Rekening Siswa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jul 2026 10:00 WIB
Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).
Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah mekanisme penyaluran Beasiswa Pemuda Tangguh bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat pada tahun ajaran 2026/2027. 

Mulai tahun ini, bantuan pendidikan tidak lagi ditransfer ke rekening siswa, melainkan disalurkan langsung ke sekolah agar dipastikan digunakan untuk membayar kebutuhan pendidikan.

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Perubahan skema tersebut diterapkan setelah Pemkot Surabaya mengevaluasi pelaksanaan program pada tahun sebelumnya.

Melalui mekanisme bantuan sosial (bansos), pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk biaya pendidikan dan tepat sasaran.

Kepala Bapemkesra Pemkot Surabaya, Arief Boediarto, mengatakan sebanyak 7.380 siswa dinyatakan lolos sebagai calon penerima dari total 8.469 pendaftar setelah melalui proses verifikasi dan validasi.

"Kami memastikan penerima bantuan merupakan warga yang benar-benar berhak, yaitu dari keluarga miskin, pramiskin, serta anak yatim dan piatu. Seluruh pendaftar sudah diverifikasi melalui sistem sehingga bantuan ini tepat sasaran," kata Arief di Gelanggang Remaja, Rabu (8/7/2026).

Arief menyebut penerima diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin, keluarga prasejahtera, anak yatim atau piatu, serta masyarakat yang masuk kelompok desil kesejahteraan terendah sesuai Peraturan Wali Kota Nomor 80 Tahun 2025.

Pemkot berharap program tersebut mampu meringankan beban ekonomi keluarga rentan, mencegah anak putus sekolah, sekaligus memastikan bantuan digunakan sepenuhnya untuk menunjang pendidikan hingga lulus.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bapemkesra Pemkot Surabaya, Efi Zuliati, menjelaskan perubahan mekanisme dilakukan karena hasil evaluasi menunjukkan masih ada bantuan yang belum digunakan untuk memenuhi kewajiban pembayaran sekolah.

"Kami melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya. Masih ditemukan bantuan yang sudah diterima siswa, tetapi belum digunakan untuk memenuhi kewajiban pembayaran di sekolah. Karena itu, tahun ini dana disalurkan melalui sekolah agar benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan," kata Efi.

Selain perubahan mekanisme penyaluran, besaran bantuan juga naik dari Rp320 ribu menjadi Rp350 ribu per bulan. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) swasta untuk membiayai kebutuhan pendidikan, seperti SPP, LKS, hingga biaya praktik.

Adapun siswa sekolah negeri tidak menerima bantuan biaya pendidikan karena sudah tidak dibebani SPP. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Bongkar Dugaan Pungutan RT-RW di Sememi

Namun, seluruh penerima baru, baik dari sekolah negeri maupun swasta, tetap memperoleh bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, serta kaus kaki hitam dan putih yang diberikan satu kali pada awal program.

Efi menambahkan, tidak semua pendaftar dinyatakan lolos karena seleksi dilakukan secara ketat. Peserta yang tidak memenuhi syarat antara lain karena pernah menerima bantuan serupa, tidak lagi berstatus siswa aktif, tidak masuk kelompok desil prioritas, memiliki data administrasi yang belum lengkap, atau berdomisili di luar Kota Surabaya.

Saat ini, proses daftar ulang penerima Beasiswa Pemuda Tangguh berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Setiap hari, Bapemkesra membuka dua sesi pelayanan dan melayani sekitar 1.300–1.400 peserta untuk memastikan seluruh tahapan administrasi berjalan lancar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Poco X8 Pro Yellow Resmi Diluncurkan, Berikut Sederet Kualitas dan Harganya

Kegantengan desain ini makin lengkap ketika di balik. Di area modul kamera belakang, ada fitur Dynamic RGB Light interaktif yang bisa kalian kustomisasi.

Harga Emas Antam Hari Ini: Belum Baik-baik Saja, Berikut Rincian Lengkapnya

Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam berada di level Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Kejutan Menarik, Dari Keuangan hingga Jodoh

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Simak lengkapnya dan siap-siap kejutannya.

Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Proses memasak dan mengaduk adonan di atas wajan dengan api kecil berlangsung terus-menerus selama kurang lebih empat jam.

Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Bagian bamper depan kiri truk menyenggol bagian belakang motor. Korban kemudian terjatuh dan kepala korban terlindas ban belakang truk itu.

Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Menurut sang ibu, putrinya yang berusia 18 tahun itu mengalami depresi dan tekanan psikologis sejak kasus tersebut terungkap.