Selasa, 13 Okt 2026 05:42 WIB

Hadir di Surabaya Printing Expo 2026, BFI Finance Beri Kemudahan Investasi dan Ekspansi Industri Percetakan

Tenant BFI Finance di Surabaya Printing Expo (SPE), yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex Surabaya.
Tenant BFI Finance di Surabaya Printing Expo (SPE), yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex Surabaya.

selalu.id - Pertumbuhan industri percetakan di Indonesia secara konsisten terus menunjukkan prospek yang menjanjikan seiring dengan permintaan kebutuhan layanan percetakan, kemasan (packaging), promosi visual, hingga personalisasi produk. 

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, pelaku usaha printing dituntut untuk terus berinvestasi dan melakukan peningkatan kemampuan dengan mesin-mesin berteknologi terbaru agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnisnya.

Baca Juga: Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Namun, investasi dan ekspansi mesin produksi sering kali membutuhkan modal yang tidak sedikit. Di sinilah peran industri multifinance berfungsi sebagai mitra strategis yang membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan untuk pengembangan bisnisnya.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, di tahun 2026 ini PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) kembali berpartisipasi dalam Surabaya Printing Expo (SPE), yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex Surabaya. Melalui keikutsertaan ini, BFI Finance menghadirkan berbagai solusi pembiayaan mesin yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mempercepat ekspansi bisnis tanpa harus mengganggu arus kas perusahaan.

“Industri printing merupakan salah satu sektor yang terus berkembang dan memiliki kebutuhan investasi dan ekpansi peningkatan kualitas mesin yang cukup tinggi. Kehadiran BFI Finance di Surabaya Printing Expo menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung para pelaku usaha dalam memperoleh akses pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka,” ujar Amelia Tjahjadi, Machinery Business Head BFI Finance yang hadir langsung di pameran tersebut.

Untuk memaksimalkan manfaat bagi para pengunjung pameran, Amelia menambahkan, BFI Finance menghadirkan sejumlah program promosi khusus selama penyelenggaraan SPE 2026. Program tersebut meliputi bunga 0% untuk supplier rekanan tertentu melalui skema subsidi, diskon biaya provisi menjadi 0,75�ri tarif standar 1,25%, serta bebas biaya administrasi.

Selain pembiayaan untuk mesin-mesin printing seperti digital printing, mesin A3+, offset, DTG (Direct to Garment), DTF (Direct to Film), hingga laser cutting, BFI Finance juga melayani pembiayaan berbagai mesin produksi untuk sektor manufacturing, woodworking, healthcare, dan IT equipment.

Baca Juga: Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Menurut data pembiayaan BFI Finance di wilayah Jawa Timur, mesin-mesin industri printing masih menjadi salah satu kategori yang paling banyak dibiayai. Hal ini mencerminkan tingginya aktivitas investasi dan ekpansi yang dilakukan oleh pelaku usaha percetakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksinya. Dengan proses pengajuan yang cepat dan fleksibel, BFI Finance berharap dapat menjadi mitra pembiayaan yang mendukung transformasi dan pertumbuhan industri printing di Indonesia.

Tahun ini, BFI Finance juga menghadirkan layanan pembiayaan baru berupa pembiayaan mesin syariah dengan akad murabahah, yang secara khusus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha di industri printing yang menginginkan alternatif pembiayaan berbasis prinsip syariah.

“Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap solusi pembiayaan yang semakin beragam. Karena itu, selain pembiayaan konvensional, kami kini juga menghadirkan pembiayaan mesin syariah sebagai pilihan yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pelanggan,” kata Amelia.

Sementara itu, Fransisca Kusuma Dewi, Area Manager Business Surabaya BFI Finance, menilai bahwa Surabaya dan Jawa Timur merupakan wilayah yang memiliki potensi besar bagi pengembangan industri mesin dan manufaktur.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

“Jawa Timur merupakan salah satu pusat pertumbuhan industri di Indonesia. Melalui partisipasi kami di Surabaya Printing Expo, kami ingin semakin dekat dengan pelaku usaha dan memberikan solusi pembiayaan yang dapat membantu mereka meningkatkan kapasitas usaha serta menangkap peluang pertumbuhan di masa depan,” ujar Fransisca.

Untuk semakin mempermudah akses bagi para pelaku usaha, saat ini di wilayah Surabaya, BFI Finance melayani pembiayaan mesin melalui dua kantor cabang, yaitu BFI Finance Cabang Surabaya 1 di daerah RMI Bratang dan BFI Finance Cabang Surabaya 3 di daerah Kapas Krampung.

Melalui kehadirannya di SPE 2026, serta jaringan cabang yang dekat dengan pelaku usaha, BFI Finance berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong modernisasi mesin produksi nasional serta memperkuat ekosistem industri printing yang lebih produktif, inovatif, dan kompetitif.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cabai Rawit Tembus Rp92 Ribu per Kilogram, Siap-siap Inflasi Makin Pedas

Merespons kondisi tersebut, LPEM FEB UI mendorong pemerintah untuk memperkuat rantai distribusi dan pemerataan pasokan antarwilayah.

Penjelasan PSI Surabaya di Balik Foto Viral Pertemuan dengan Kader PDIP

Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa PSI Surabaya selalu terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk para politisi maupun kader dari partai lain untuk bergabung.

Dugaan Video Call Mesra dengan Pria Tersebar, Ruben Onsu Lapor ke Polda Metro Jaya

Saat ini, laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029

Di tengah dinamika perpindahan kader tersebut, Yuga menyatakan optimistis menghadapi agenda politik atau Pemilu pada 2029.

Puluhan Warga Ajung Jember jadi Korban Arisan-Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Saat ini, korban tengah mengumpulkan seluruh bukti transfer dan catatan transaksi untuk proses verifikasi faktual sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.