Senin, 19 Okt 2026 23:27 WIB

Munas PERDISKI

Kemenag Jatim Ajak Guru Kristen Bentuk Generasi Berkarakter dan Pembawa Damai 

Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar. (Dok. Kemenag Jatim).
Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar. (Dok. Kemenag Jatim).

selalu.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar mengajak guru pendidikan agama Kristen untuk membentuk generasi berkarakter dan pembawa damai.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) PERDISKI (Pendidik Siswa Kristen Indonesia) yang digelar di Gereja Mawar Sharon, Surabaya, Kamis (2/7/2026). 

Baca Juga: Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur.

Mengusung tema "Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Bangkit dan Bersinar, Indonesia Kuat", Munas PERDISKI menjadi forum strategis untuk memperkuat peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan sekaligus membangun karakter peserta didik.

Dalam sambutannya, Bahtiar menegaskan bahwa Kementerian Agama menyambut baik kehadiran dan kiprah PERDISKI sebagai organisasi profesi yang berkontribusi dalam penguatan pendidikan keagamaan Kristen di Indonesia.

"Pendidikan Kristen tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Pendidikan harus relevan, transformatif, dan berakar kuat pada nilai-nilai Injil. Kita tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang pintar secara akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang takut akan Tuhan, hidup dalam kasih, menghargai keberagaman, serta siap menjadi pembawa damai di tengah masyarakat yang majemuk," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Bahtiar mengajak seluruh peserta Munas untuk terus menjaga semangat pelayanan yang tulus, rendah hati, dan berorientasi pada kemuliaan Tuhan. 

Baca Juga: Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Menurutnya, Munas PERDISKI diharapkan tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan strategis yang mampu memperkuat pembinaan siswa Kristen di Indonesia.

"Munas ini harus menghasilkan gagasan-gagasan besar dan komitmen bersama untuk memperluas dampak pembinaan siswa Kristen di Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai menyampaikan harapannya agar Munas PERDISKI mampu melahirkan berbagai inovasi dan pemikiran baru yang memperkuat kontribusi guru Pendidikan Agama Kristen dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Ekstranas VIII di Lamongan Dibuka, Ajang Berbagi Perkembangan Vokasi di Madrasah

Ia menilai peran guru tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga teladan yang membentuk karakter peserta didik. Perhatian, kasih sayang, dan keteladanan seorang guru merupakan nilai yang tidak akan pernah dapat tergantikan oleh teknologi.

Ketua Panitia Munas PERDISKI 2026, Riovold Yulianto, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 peserta yang berasal dari 30 provinsi di Indonesia.

Sedangkan Ketua Umum PERDISKI, Yusak, menyampaikan bahwa meskipun PERDISKI merupakan organisasi yang masih baru, keberadaannya diharapkan menjadi wadah kebersamaan bagi guru Pendidikan Agama Kristen sekaligus pusat pendidikan Kristen yang mandiri, profesional, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Alkitab.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).