Jumat, 03 Jul 2026 20:45 WIB

Munas PERDISKI

Kemenag Jatim Ajak Guru Kristen Bentuk Generasi Berkarakter dan Pembawa Damai 

Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar. (Dok. Kemenag Jatim).
Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar. (Dok. Kemenag Jatim).

selalu.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar mengajak guru pendidikan agama Kristen untuk membentuk generasi berkarakter dan pembawa damai.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) PERDISKI (Pendidik Siswa Kristen Indonesia) yang digelar di Gereja Mawar Sharon, Surabaya, Kamis (2/7/2026). 

Baca Juga: Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan Lewat Lebaran Yatim 2026 

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur.

Mengusung tema "Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Bangkit dan Bersinar, Indonesia Kuat", Munas PERDISKI menjadi forum strategis untuk memperkuat peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan sekaligus membangun karakter peserta didik.

Dalam sambutannya, Bahtiar menegaskan bahwa Kementerian Agama menyambut baik kehadiran dan kiprah PERDISKI sebagai organisasi profesi yang berkontribusi dalam penguatan pendidikan keagamaan Kristen di Indonesia.

"Pendidikan Kristen tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Pendidikan harus relevan, transformatif, dan berakar kuat pada nilai-nilai Injil. Kita tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang pintar secara akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang takut akan Tuhan, hidup dalam kasih, menghargai keberagaman, serta siap menjadi pembawa damai di tengah masyarakat yang majemuk," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Bahtiar mengajak seluruh peserta Munas untuk terus menjaga semangat pelayanan yang tulus, rendah hati, dan berorientasi pada kemuliaan Tuhan. 

Baca Juga: Ambil PIN SPMB SMA di Jatim Kini Tidak Ribet, Cuma Bawa Syarat Ini Langsung Clear

Menurutnya, Munas PERDISKI diharapkan tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan strategis yang mampu memperkuat pembinaan siswa Kristen di Indonesia.

"Munas ini harus menghasilkan gagasan-gagasan besar dan komitmen bersama untuk memperluas dampak pembinaan siswa Kristen di Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai menyampaikan harapannya agar Munas PERDISKI mampu melahirkan berbagai inovasi dan pemikiran baru yang memperkuat kontribusi guru Pendidikan Agama Kristen dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: 1.752 CPNS Kanwil Kemenag Jatim Resmi Diangkat Jadi PNS

Ia menilai peran guru tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga teladan yang membentuk karakter peserta didik. Perhatian, kasih sayang, dan keteladanan seorang guru merupakan nilai yang tidak akan pernah dapat tergantikan oleh teknologi.

Ketua Panitia Munas PERDISKI 2026, Riovold Yulianto, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 peserta yang berasal dari 30 provinsi di Indonesia.

Sedangkan Ketua Umum PERDISKI, Yusak, menyampaikan bahwa meskipun PERDISKI merupakan organisasi yang masih baru, keberadaannya diharapkan menjadi wadah kebersamaan bagi guru Pendidikan Agama Kristen sekaligus pusat pendidikan Kristen yang mandiri, profesional, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Alkitab.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ngawurnya Pembuangan Limbah Tetes PT Enero di Mojokerto, Baunya Menyengat

Pembuangan limbah tetes itu dikeluhkan oleh warga yang juga membuka warung sekitar lokasi lantaran bau limbah yang dibuang sangat menyengat.

Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

BMKG memperkirakan kondisi ini akan terus berlangsung seiring berjalannya musim kemarau, hingga mencapai puncaknya pada Agustus 2026. 

Rakernas Apeksi di Medan, Wali Kota Mojokerto: Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Tangguh!

Kata Ning Ita, tantangan pembangunan kota diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Sederet Komitmen Pemkab Sidoarjo dalam Percepatan Pembentukan Program KDKMP

Program nasional tersebut dinilai masih membutuhkan pengawalan lintas sektor agar penyelesaian pembangunan di sejumlah titik dapat berjalan sesuai target.

Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban termasuk mencari identitasnya.

Dua Gudang Mebel di Romokalisari Surabaya Ludes Terbakar

Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. Namun, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dilakukan penyelidikan pihak kepolisian.