Minggu, 11 Okt 2026 15:12 WIB

Pemkab Sidoarjo Terus Perkuat Ketahanan Pangan untuk Stabilitas Daerah

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 08 Jul 2026 11:00 WIB
Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Stabilitas daerah dan ketahanan pangan menjadi dua agenda yang kini mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Selain menjaga situasi tetap kondusif, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah-langkah pendukung untuk menyukseskan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintah pusat.

Baca Juga: Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7/2026). 

Kegiatan itu dihadiri unsur DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sidoarjo.

Dalam forum tersebut, Pemkab Sidoarjo menyoroti pentingnya ketersediaan pangan sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan MBG. 

Karena itu, program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) di tingkat desa dan kelurahan akan diintegrasikan sebagai bagian dari ekosistem penyuplai kebutuhan pangan program tersebut.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga memerlukan dukungan sistem yang kuat mulai dari penyediaan bahan pangan hingga pengawasan pelaksanaannya.

Baca Juga: Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

"Program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pengawasan harus dilakukan bersama agar kualitas makanan, keamanan pangan, dan ketepatan sasaran tetap terjaga," katanya.

Subandi mengatakan sinergi antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi menjadi elemen penting untuk memastikan programberjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Di sisi lain, pengembangan KMP juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian warga melalui pemanfaatan potensi pangan lokal. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan MBG, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.

Subandi menekankan agar kebijakan pangan daerah difokuskan pada komoditas yang paling dibutuhkan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak terkait memberi perhatian khusus terhadap ketersediaan beras, gula, dan minyak.

Baca Juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

"Tiga kebutuhan pokok itu harus menjadi prioritas. Program ketahanan pangan harus mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan kebutuhan dasar," jelasnya.

Selain membahas ketahanan pangan, rakor juga menjadi ajang konsolidasi dalam menjaga stabilitas daerah. 

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menilai stabilitas tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menyangkut ketertiban sosial, kualitas pelayanan publik, dan harmonisasi kehidupan masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sambut Amanah Pimpin Polda Jatim, Irjen Dekananto Buka Pintu Koreksi dan Kritik Masyarakat

Irjen Dekananto menegaskan akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh Kapolda Jawa Timur sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto.

Wisata Edukasi Manyung Nganjuk Buka Lagi: Kini Makin Seru, Tiket Murah Meriah

Mengusung perpaduan konsep edukasi, keasrian alam, serta harga rakyat, Wisata Edukasi Manyung pun makin mengukuhkan diri sebagai destinasi liburan keluarga.

Momen Bupati Jember Fawait Turun Langsung Tangani Warganya yang Sakit Kronis

Bupati Jember Fawait memastikan masyarakat harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, terutama warga lanjut usia dan keluarga kurang mampu.

Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Dari sisi operasional, TPS berhasil mempertahankan produktivitas bongkar muat kapal pada level yang kompetitif.