Jumat, 21 Agu 2026 16:43 WIB

Keracunan MBG di Surabaya: Total Ada 12 Sekolahan, TK dan SMP juga Terdampak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Mei 2026 15:10 WIB
Para siswa SD di Surabaya yang diduga keracunan MBG saat mendapat perawatan di pukesmas. (Dok. Tangkapan layar).
Para siswa SD di Surabaya yang diduga keracunan MBG saat mendapat perawatan di pukesmas. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Ratusan siswa di Surabaya yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), ternyata tidak hanya dari dua sekolah dasar (SD). Di sekolah jenjang TK dan SMP juga ikut terdampak.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya, drg Tyas Pranadani, menjelaskan laporan awal diterima pihaknya sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Emak-emak HMD Gemas Surabaya Gelar Aksi Dukung Program MBG, Cuma Pura-pura atau Terpaksa?

Tercatat sementara, sekitar 200 siswa dari sekitar 12 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai menyantap makanan MBG.

Sebagian siswa sempat dirujuk ke rumah sakit, namun mayoritas dalam kondisi ringan (gejala ringan).

Tyas mengatakan, pihak sekolah awalnya melapor adanya sejumlah siswa yang dibawa ke Puskesmas Tembok Dukuh dengan keluhan diduga keracunan usai menyantap MBG.

“Tadi sekitar jam 9-an ya. Saya dapat laporan dari sekolah kalau ada siswa yang dibawa ke puskesmas, yang mengeluh keracunan MBG,” katanya.

Setelah menerima laporan, pihak puskesmas langsung berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia MBG.

“Sudah, tadi sudah koordinasi,” jelas Tyas.

Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG

Sebagai tindak lanjut, seluruh MBG yang belum sempat dikonsumsi siswa langsung ditarik dari sekolah-sekolah penerima distribusi.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah adanya korban tambahan.

“SPPG tadi menarik semua makanan. Jadi makanan-makanan yang belum dikonsumsi semua ditarik,” tegas Tyas.

Selain itu, pihak penyedia MBG menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang terdampak.

Baca Juga: ProGIB Geruduk DPRD Jember: Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak Tegas

“Pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa,” ujarnya.

Sementara itu, penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil investigasi. Sampel makanan telah diamankan untuk diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK).

“Kemudian tentu akan kami lakukan investigasi terkait makanan ini melalui BBLK. Nanti updatenya disampaikan lagi ya," pungkas Tyas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Soekarno Cup diinisiasi Prananda Prabowo dengan visi membangun ruang kompetisi yang mampu mempertemukan talenta muda.

Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diproyeksikan bakal menjangkau total 200 siswa di berbagai sekolah kawasan Jawa Timur.

Wisata Gunung Bromo Kini Kembali Dibuka, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Wisatawan ‎

‎Pengunjung juga diminta bersama-sama menjaga kawasan agar kejadian kebakaran serupa tidak kembali terjadi.

Sukses Majukan Koperasi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet Penghargaan dari Menkop

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kiprah Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto dalam mendorong kemajuan dan penguatan koperasi di Kota Majapahit.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Stabil Belum Berubah, Berikut Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Bisnis Bagus, Siapkan Ide dan Rasakan Nikmatnya

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.