Senin, 12 Okt 2026 19:09 WIB

Keracunan MBG di Surabaya: Total Ada 12 Sekolahan, TK dan SMP juga Terdampak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Mei 2026 15:10 WIB
Para siswa SD di Surabaya yang diduga keracunan MBG saat mendapat perawatan di pukesmas. (Dok. Tangkapan layar).
Para siswa SD di Surabaya yang diduga keracunan MBG saat mendapat perawatan di pukesmas. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Ratusan siswa di Surabaya yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), ternyata tidak hanya dari dua sekolah dasar (SD). Di sekolah jenjang TK dan SMP juga ikut terdampak.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya, drg Tyas Pranadani, menjelaskan laporan awal diterima pihaknya sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Top 5 Berita: Ayam Krispi hingga Keracunan MBG di Mojokerto

Tercatat sementara, sekitar 200 siswa dari sekitar 12 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai menyantap makanan MBG.

Sebagian siswa sempat dirujuk ke rumah sakit, namun mayoritas dalam kondisi ringan (gejala ringan).

Tyas mengatakan, pihak sekolah awalnya melapor adanya sejumlah siswa yang dibawa ke Puskesmas Tembok Dukuh dengan keluhan diduga keracunan usai menyantap MBG.

“Tadi sekitar jam 9-an ya. Saya dapat laporan dari sekolah kalau ada siswa yang dibawa ke puskesmas, yang mengeluh keracunan MBG,” katanya.

Setelah menerima laporan, pihak puskesmas langsung berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia MBG.

“Sudah, tadi sudah koordinasi,” jelas Tyas.

Baca Juga: 15 Siswa SMP Diduga Keracunan MBG di Mojokerto

Sebagai tindak lanjut, seluruh MBG yang belum sempat dikonsumsi siswa langsung ditarik dari sekolah-sekolah penerima distribusi.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah adanya korban tambahan.

“SPPG tadi menarik semua makanan. Jadi makanan-makanan yang belum dikonsumsi semua ditarik,” tegas Tyas.

Selain itu, pihak penyedia MBG menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang terdampak.

Baca Juga: Sidoarjo Perketat Pengawasan MBG usai Temuan SLHS Palsu

“Pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa,” ujarnya.

Sementara itu, penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil investigasi. Sampel makanan telah diamankan untuk diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK).

“Kemudian tentu akan kami lakukan investigasi terkait makanan ini melalui BBLK. Nanti updatenya disampaikan lagi ya," pungkas Tyas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029

Di tengah dinamika perpindahan kader tersebut, Yuga menyatakan optimistis menghadapi agenda politik atau Pemilu pada 2029.

Puluhan Warga Ajung Jember jadi Korban Arisan-Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Saat ini, korban tengah mengumpulkan seluruh bukti transfer dan catatan transaksi untuk proses verifikasi faktual sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.

Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Informasi awal, bayi itu sempat ditangani medis di salah satu rumah sakit di Sidoarjo sebelum akhirnya harus dirujuk ke Surabaya karena kondisi yang memburuk.

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.

Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Langkah ini dinilai esensial membangun keseimbangan yang ideal antara tuntutan profesionalisme kerja dan pemenuhan kebutuhan untuk tetap sehat serta bugar.