Sabtu, 26 Sep 2026 16:16 WIB

Peringatan Hari Perawat, Gubernur Khofifah: Terima Kasih Atas Pelayanannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Mar 2022 17:45 WIB
Gubernur Khofifah saat meninjau pelayanan di salah satu rumah sakit
Gubernur Khofifah saat meninjau pelayanan di salah satu rumah sakit

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh perawat dan seluruh tenaga medis di Jawa Timur dan Indonesia yang telah menjadi garda terdepan selama Pandemi Covid-19.

Hal itu secara khusus disampaikan Gubernur Khofifah dalam rangka memperingati Hari Perawat Nasional Tahun 2022, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Dikatakan Gubernur Khofifah, peran perawat dalam pengendalian Covid-19 di Jatim terbukti signifikan di dalam merawat masyarakat Jatim dari pandemi, begitu juga dengan penanganan kesehatan non Covid-19.

"Selamat Hari Perawat Nasional 2022 kepada seluruh perawat Indonesia. Terimakasih atas cinta, dedikasi dan pengorbanan waktu, usaha, tenaga serta materi demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh anak bangsa," tegas Gubernur Khofifah.

Berdasarkan data dari Dinkes Provinsi Jatim, saat ini jumlah perawat di Jatim per 31 Desember 2021 mencapai 64.390 orang yang tersebar di Rumah Sakit, Puskesmas dan Fasilitas Layanan Kesehatan di Jatim.

Baca Juga: Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Mereka semua, menurut Khofifah adalah para punggawa tak kenal lelah yang bekerja ekstra dalam merawat pasien. Bersama dokter, perawat juga merupakan garda terdepan sejak pandemi melanda Indonesia dua tahun belakangan.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, dedikasi perawat khususnya di pandemi patut diapresiasi. Selama 24 jam penuh secara bergantian, para perawat telah memberi pendampingan kepada pasien maupun layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Perawat kita ini menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan di Jatim dalam penanganan Covid-19. Mereka meninggalkan keluarganya dalam bertugas bahwa bertaruh nyawa ketika melayani pasien yang sedang terpapar covid-19 di rumah sakit. Atas seluruh dedikasinya saya sangat bangga dan menaruh hormat yang tinggi," tegasnya.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

Kontribusi perawat, lanjut Mantan Menteri Sosial RI itu, sangatlah vital yang memberikan penguatan terhadap pemberian layanan kesehatan sehingga memiliki tugas penting dalam meningkatkan kesehatan para pasiennya.

"Tidak sedikit dari mereka yang gugur menghadapi pandemi yang sampai saat ini belum terus melandai. Oleh sebab itu kami sampaikan terima kasih pada seluruh perawat, dan semoga pandemi ini segera berakhir dan dunia kembali pulih. Sekali lagi, selamat Hari Perawat Nasional," pungkas Khofifah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.