Rabu, 22 Jul 2026 08:33 WIB

Sekolah Tatap Muka 100 Persen di Surabaya Tunggu PPKM Level 1

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Mar 2022 11:59 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh.

selalu.id - Pemberlakukan Pembelajaran Tatap Muka 100 persen masih menunggu turunnya PPKM di Surabaya menjadi level 1. Saat ini Surabaya masih dalam kategori PPKM level 2.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan bahwa saat ini Surabaya masih berstatus PPKM level 2. Sehingga pembelajaran SD hingga SMP masih melaksanakan PTM 50 persen.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Secara bergantian 50 persen tatap muka dan daring 50 persen daring dengan durasi 6 jam," kata Yusuf, saat konferensi pers, di Kantor eks Humas Pemkot Surabaya.

Yusuf menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi sambil menunggu turunnya PPKM level 1, sehingga bisa melaksanakan PTM 100 persen.

Nantinya pola PTM 100 persen akan diterapkan seperti awal pola yang pernah dijalankan dengan tetap menyesuaikan dengan kondisi sekolah.

Sebab, kata dia, setiap sekolah itu memiliki ruangan kelas dengan kapasitas yang berbeda.

"Kita acuannya tetap pada SKB 4 Menteri dan PPKM Inmendagri. Kalau sudah level 1, kalau memungkinkan 100 persen pakai shift, kita lakukan. Karena kondisi sekolah itu variatif, ada yang luasan kelas lebar, ada yang kecil," ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Yusuf menyampaikan, nantinya penerapan dengan pola shift itu tidak berdampak negatif, maka dimungkinkan PTM selanjutnya bisa dilaksanakan murni 100 persen. Ia juga memastikan tetap melakukan evaluasi penerapan PTM 100 persen dengan pola shift tersebut.

"Kita uji coba dulu itu dengan menyesuaikan kondisi ruang kelas. Nah, kalau itu memungkinkan, maka dilakukan PTM 100 persen murni tanpa shift," ujarnya.

Selain itu, ia berharap tenaga pendidik dan siswa dapat terus beradaptasi menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. Termasuk menjaga kebiasaan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Karena kita harus bisa menjamin sekolah itu tetap aman untuk anak-anak. Makanya sekolah juga tetap menyiapkan pembelajaran melalui hybrid, 50 PTM dan 50 persen daring," terangnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Di samping itu, Yusuf juga mengingatkan kepada pihak penyelenggara sekolah agar tetap memastikan Satgas Covid-19 mandiri maupun protokol kesehatan berjalan. Dengan asumsi yakni, ketika anak-anak atau guru datang ke sekolah, maka mereka harus dicek suhu tubuh dan mencuci tangan.

"Harapannya kalau suhu tidak sesuai standar (di atas 37,5 derajat) itu bisa langsung dikoordinasikan dengan Puskesmas,"tuturnya.

"Kita akan terus evaluasi, karena ini kan untuk menumbuhkan kepercayaan orang tua terhadap bagaimana menitipkan anaknya di sekolah," tambahnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.