Jumat, 18 Sep 2026 03:32 WIB

Misteri Keangkeran Jembatan Cangar: Dari Sosok Hantu Penunjuk Jalan, Juga Jadi Tempat Bertapa

Jembatan Cangar Batu. (Dok. Selalu.id).
Jembatan Cangar Batu. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Aura mistis sangat terasa saat melintas di Jembatan Cangar Kota Batu.

Jembatan ini bukan sekedar jalur penghubung, namun dipercayai oleh masyarakat sebagai jalur angker.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Jembatan Cangar terletak di jalur menuju Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Kawasan ini dikelilingi hutan lebat yang sering tertutup kabut.

Kondisi tersebut memperkuat kesan angker pada salah satu titik di jalur Cangar-Pacet ini.

Sejumlah orang mengaku sempat melihat penampakan makhluk serupa genderuwo di sekitar Jembatan Kembar Cangar pada waktu-waktu tertentu.

Keberadaan makhluk halus ini menjadi bagian dari cerita horor yang berkembang di masyarakat.

Salah satu kisah yang paling populer di kalangan pengguna jalan adalah keberadaan sosok hantu penunjuk jalan.

Berbeda dengan namanya, makhluk ini justru muncul untuk menyesatkan para pengendara yang melintas.

Makhluk gaib tersebut diyakini mampu menciptakan ilusi visual bagi pengendara saat menembus kabut dan jalanan berliku. Pengendara seringkali dibuat merasa jalanan tetap lurus padahal jembatan sebenarnya berbelok.

Ilusi ini sangat berbahaya karena bisa mengarahkan kendaraan menuju tebing atau jurang.

Baca Juga: Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Fenomena ini menjadi peringatan bagi siapa saja yang melewati jalur tersebut agar tetap waspada dan fokus.

Mitos lain yang berkembang adalah larangan melintasi jembatan saat menjelang Magrib atau tengah malam.

Warga percaya bahwa melanggar waktu tersebut dapat memicu kemunculan sosok perempuan berambut panjang atau nenek tua.

Beberapa pelintas juga melaporkan terdengarnya suara-suara aneh seperti bisikan dan tangisan saat suasana sedang sepi.

Tak jarang, kendaraan dilaporkan mendadak mogok tanpa alasan teknis yang jelas saat berada di lokasi.

Baca Juga: Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Masyarakat menyebut kawasan jembatan berdiri di lahan yang dulunya menjadi tempat bertapa atau area pembuangan korban pesugihan.

Jejak energi dari masa lalu tersebut diyakini masih tersisa hingga sekarang.

Sebagai bentuk penghormatan, warga menyarankan pengendara untuk membunyikan klakson atau mengucap salam sebelum melintas.

Hal ini dilakukan sebagai tanda permisi kepada penghuni tak kasatmata di kawasan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.