Rabu, 10 Jun 2026 01:26 WIB

Misteri Keangkeran Jembatan Cangar: Dari Sosok Hantu Penunjuk Jalan, Juga Jadi Tempat Bertapa

Jembatan Cangar Batu. (Dok. Selalu.id).
Jembatan Cangar Batu. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Aura mistis sangat terasa saat melintas di Jembatan Cangar Kota Batu.

Jembatan ini bukan sekedar jalur penghubung, namun dipercayai oleh masyarakat sebagai jalur angker.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Serukan Aparat Berantas Cukai Ilegal dengan Penegakan Humanis

Jembatan Cangar terletak di jalur menuju Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Kawasan ini dikelilingi hutan lebat yang sering tertutup kabut.

Kondisi tersebut memperkuat kesan angker pada salah satu titik di jalur Cangar-Pacet ini.

Sejumlah orang mengaku sempat melihat penampakan makhluk serupa genderuwo di sekitar Jembatan Kembar Cangar pada waktu-waktu tertentu.

Keberadaan makhluk halus ini menjadi bagian dari cerita horor yang berkembang di masyarakat.

Salah satu kisah yang paling populer di kalangan pengguna jalan adalah keberadaan sosok hantu penunjuk jalan.

Berbeda dengan namanya, makhluk ini justru muncul untuk menyesatkan para pengendara yang melintas.

Makhluk gaib tersebut diyakini mampu menciptakan ilusi visual bagi pengendara saat menembus kabut dan jalanan berliku. Pengendara seringkali dibuat merasa jalanan tetap lurus padahal jembatan sebenarnya berbelok.

Ilusi ini sangat berbahaya karena bisa mengarahkan kendaraan menuju tebing atau jurang.

Baca Juga: Kakek Misterius dengan Kepala Terluka Ditemukan di Sungai Brangkal Mojokerto

Fenomena ini menjadi peringatan bagi siapa saja yang melewati jalur tersebut agar tetap waspada dan fokus.

Mitos lain yang berkembang adalah larangan melintasi jembatan saat menjelang Magrib atau tengah malam.

Warga percaya bahwa melanggar waktu tersebut dapat memicu kemunculan sosok perempuan berambut panjang atau nenek tua.

Beberapa pelintas juga melaporkan terdengarnya suara-suara aneh seperti bisikan dan tangisan saat suasana sedang sepi.

Tak jarang, kendaraan dilaporkan mendadak mogok tanpa alasan teknis yang jelas saat berada di lokasi.

Baca Juga: Truk Tabrak Tiang di Mojokerto: Sopir Terjepit, Kernet Terlempar ke Sawah

Masyarakat menyebut kawasan jembatan berdiri di lahan yang dulunya menjadi tempat bertapa atau area pembuangan korban pesugihan.

Jejak energi dari masa lalu tersebut diyakini masih tersisa hingga sekarang.

Sebagai bentuk penghormatan, warga menyarankan pengendara untuk membunyikan klakson atau mengucap salam sebelum melintas.

Hal ini dilakukan sebagai tanda permisi kepada penghuni tak kasatmata di kawasan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kejagung Tegaskan Legal Opinion Bukan jadi Alasan Pemkot Surabaya Tunda Putusan Inkracht

Kejaksaan Agung menegaskan Pendapat Hukum (Legal Opinion) merupakan produk layanan yang bersifat tidak mengikat dan hanya memberikan pandangan hukum semata.

Sederet Komitmen Pemprov Jatim dalam Dukung Perkembangan Industri Konstruksi

​Emil memaparkan bahwa sektor konstruksi memiliki kontribusi yang sangat signifikan, yakni menyumbang hampir 10 persen terhadap PDRB Jatim.

Cita-cita Kuliah Itu Kini Pupus, Kisah Tragis Remaja Surabaya Tewas Dikeroyok

Menurut keluarga, Thomas dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak pernah terlibat masalah. Ia bercita-cita ingin meneruskan ke perguruan tinggi atau kuliah.

Motor Emak-emak di Kramat Probolinggo Dicuri Maling, Pelaku Sempat Terekam CCTV

Dalam rekaman kamera CCTV pelaku terlihat mengenakan sarung untuk menutupi wajah dan ditutupi lagi dengan helm. Saat ini pencurian ini tengah diselidiki polisi.

Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Pemkab, Berikut Daftar Namanya

Pelantikan ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pasuruan.

Pesan Khusus hingga Apresiasi DPRD usai Pemprov Jatim Raih Opini WTP 11 Kali

Meski demikian, Musyafak menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah rekomendasi dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti.