Sabtu, 06 Jun 2026 13:00 WIB

Tuntut Revisi ODOL, Ratusan Sopir Truk Kembali Gelar Aksi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Mar 2022 16:10 WIB
Demo sopir truk di Surabaya
Demo sopir truk di Surabaya

selalu.id - Ribuan Sopir truk kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur di Surabaya, Jumat (11/3/2022). Mereka menolak aturan Over Dimension dan Overloading (ODOL). Ratusan massa tersebut berkumpul di Bundaran Waru (CITO) masuk ke Frontaga Road Jalan Ahmad Yani.

Koordinator Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT), Supriyono mengatakan bahwa massa demo kali ini hanya berjumlah 700 peserta dan 95 unit truk.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Kami tidak terlalu banyak. Kami ingin tunjukkan bahwa aksi kami tidak mengganggu lalu lintas, kami tertibkan kawan-kawan," katanya.

Supriyono menjelaskan, tuntutan mereka soal muatan truk di UU No 22 tahun 2009 yang hanya melindungi pengusaha. Para pemilik barang dan unit truk dalam undang undang tersebut tidak dikenakan sanksi.

"Jika kami berjalan dengan menggunakan mobil yang dianggap kategori ODOL kami yang kena tersangka,"jelasnya.

Supriyono mengatakan bahwa hukuman yang mereka terima dan sanksi pidana tidak menyentuh pemilik barang dan pemilik unit truk. Hukuman yang ada di UU hanya menjerat sopir truk yang notabene bukan pemilik barang dan juga bukan pemilik unit kendaraan.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Ini sangat tidak adil ketika ngomong soal keadilan. Mestinya lingkaran pengusaha dan pemilik unit yang dikenakan,"ungkapnya.

Para sopir truk meminta pemerintah harus hadir dan memberikan kebijakan yang melindungi mereka.

"Perkenankan kami jalan tanpa ada gangguan. Rasa keamanan itu yang kami butuhkan," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Supriyono menyadari, revisi UU proses waktunya tidak singkat, pihaknya berharap ada kepastian untuk mereka berkaitan selama di jalan petugas tidak menerapkan aturan ODOL.

"Bagaimana di timbangan, kami tidak dikenakan sanksi, tapi hanya sebatas pembinaan dan sosialisasi berkaitan dengan tahun 2023 Zero ODOL,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.