Sabtu, 05 Sep 2026 14:52 WIB

Kejebak Macet, Pelaku Jambret Kalung Emas di Surabaya Nyonyor Dimassa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Apr 2026 17:08 WIB
Pelaku jambret dihajar massa saat dievakuasi petugas. (Dok. Istimewa).
Pelaku jambret dihajar massa saat dievakuasi petugas. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang pelaku jambret babak belur dihajar massa usai tepergok merampas kalung emas milik cewek di Jalan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Pelaku yang diketahui berinisial FA (32), warga Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, itu kini telah ditahan di Polsek Kenjeran untuk penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Jambret Ponsel di Lampu Merah Undaan Tumbang Ditembak Polisi Usai Seret Petugas Saat Kabur

Perampasan ini terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korbannya adalah FJF (19), warga Jalan Platuk, Surabaya.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto membenarkan adanya perampasan tersebut. Ia juga membenarkan pelaku kini telah ditahan.

"Masih dalam penyidikan. Masih didalami lagi," katanya, Kamis (2/4/2026).

Yuyus menjelaskan, pelaku beraksi seorang diri. Saat itu, korban tengah bersama suami dan anaknya menggunakan motor.

“Korban ini sudah diincar oleh pelaku. Saat di jalan sudah diikuti. Ketika korban sampai di depan rumah, kalungnya langsung dirampas," jelasnya.

Baca Juga: Rampas HP hingga Korbannya Tersungkur, Bandit di Surabaya Nyonyor Dimassa

Korban yang kaget kalung emas 3 gram miliknya dirampas, kemudian berteriak maling. Sementara suaminya langsung melakukan pengejaran.

Pelaku saat itu kabur ke arah utara menggunakan motor Honda PCX. Suami korban terus mengejar meski sempat tertinggal.

Hingga akhirnya, pelarian pelaku terhenti. Ini setelah arus lalu lintas di Jalan Platuk mengalami kemacetan akibat antrean kendaraan di depan agen telur, membuat pelaku tidak bisa bergerak.

Di situlah, suami korban berteriak jambret dan pelaku langsung dikepung warga. Pelaku pun akhirnya dihajar massa hingga babak belur.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Kota Lama Usai Terjadi Peristiwa Penjambretan

Beruntung, saat aksi main hakim sendiri itu terjadi, polisi datang. Pelaku dievakuasi, warga dibubarkan.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku baru sekali ini melakukan aksinya. Dalihnya, untuk kebutuhan anak.

"Pengakuannya memang baru sekali, tapi kami akan terus dalami dan kembangkan, untuk mencari tahu kemungkinan TKP lainnya," tegas Yuyus.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.