Rabu, 21 Okt 2026 20:41 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Kota Lama Usai Terjadi Peristiwa Penjambretan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Des 2025 20:11 WIB
Kota lama Surabaya
Kota lama Surabaya

selalu.id - Aksi penjambretan yang terjadi di Jalan Mliwis, kawasan Kota Lama Surabaya, Rabu (4/12/2025), terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Rekaman itu memicu kekhawatiran warga, terlebih kawasan Kota Lama kini menjadi salah satu ikon wisata kota. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung merespons cepat.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan kasus tersebut sudah ditangani kepolisian dan proses pengejaran pelaku sedang berlangsung.

“Penjambretan sudah dilaporkan ke polisi. Hari ini juga dilakukan pengejaran, nanti saya update hasilnya,” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/12/2025).

Eri menegaskan Pemkot akan memperkuat sistem pengamanan di Kota Lama. Lonjakan wisatawan di area tersebut membuat kebutuhan keamanan menjadi lebih krusial.

“Semakin banyak pengunjung, Satpol PP dan Dishub akan kami tambah. Supaya pengunjung merasa nyaman, aman, dan tenang,” ujarnya.

Pemkot juga akan meningkatkan koordinasi dengan kepolisian, terutama pada titik-titik rawan di jalur pedestrian dan spot wisata.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Selain menambah personel, Eri mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan kawasan heritage itu. Menurutnya, kolaborasi warga adalah kunci agar Kota Lama tetap aman bagi wisatawan.

“Ayo dijogo bareng Kota Surabaya. Warga sekitar akan kami libatkan dalam pengamanan,” tuturnya.

Ia menjelaskan konsep pengamanan akan dibuat berlapis, mulai dari Satpol PP, Dishub, hingga warga lokal yang disiapkan sebagai penjaga lingkungan namun tanpa menggunakan seragam, agar lebih fleksibel dan dekat dengan masyarakat.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Patroli malam juga akan diperketat, mengingat aktivitas wisata di Kota Lama berlangsung hingga tengah malam.

“Patroli tetap berjalan. Karena pengunjung di Kota Lama tidak berhenti di jam 18.00 atau 22.00, tapi bisa sampai jam 24.00. Maka kami masifkan patroli di sana,” kata Eri.

Ia menegaskan bahwa Kota Lama kini menjadi salah satu wajah utama Surabaya, bersanding dengan Jalan Tunjungan sebagai destinasi yang memperkuat identitas kota.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.