Kamis, 23 Jul 2026 05:19 WIB

Rampas HP hingga Korbannya Tersungkur, Bandit di Surabaya Nyonyor Dimassa

Sahrul Gilang Ramadhan, bandit jalanan yang dimassa warga saat diamankan polisi (Dok. Polsek Bubutan for selalu.id).
Sahrul Gilang Ramadhan, bandit jalanan yang dimassa warga saat diamankan polisi (Dok. Polsek Bubutan for selalu.id).

selalu.id - Seorang bandit jalanan babak belur dihajar massa usai tepergok merampas handphone milik pengendara motor di Jalan Kedungdoro, Surabaya.

Bandit yang kini sudah ditetapkan tersangka itu telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara korban masih dalam proses penyembuhan usai tersungkur saat mengejar tersangka.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Peristiwa perampasan ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (18/4/2026). Saat itu, Kolil tengah mengendarai sepeda motornya sambil main handphone.

Ternyata, yang dilakukan oleh pria 40 tahun ini membuat perhatian Sahrul Gilang Ramadhan, pelaku kejahatan jalanan alias jambret.

Saat melintas di Jalan Kedungdoro, pemuda 27 tahun tersebut melihat ada kesempatan untuk beraksi.

Korban dipepet, handphonenya dirampas. Seketika ia langsung terkejut dan syok. Sementara pelaku langsung kabur.

"Setelah berhasil mendapatkan ponsel milik korban, pelaku melarikan diri ke arah utara hingga di Jalan Kraton," kata Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, Senin (20/4/2026).

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Meski sempat terjatuh, namun karena tak ingin kehilangan ponselnya, warga Dusun Rasakan Timur, Madura itu mengejar pelaku hingga ke Alun-alun Contong.

Dibantu pengendara lain dan warga sekitar, pelarian pelaku akhirnya berhasil dihentikan.

Massa yang geram dengan aksi penjambretan yang dilakukan pemuda asal Jalan Semut Kalimir 7, Pabean Cantikan itu, langsung melayangkan pukulan hingga tendangan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan karena terjatuh pada saat melakukan pengejaran, hingga menderita luka sobek di dahi akibat benturan benda keras," jelas Sandi.

Tak hanya korban, tersangka yang bonyok karena sejumlah luka lebam dan luka robek di area wajah akibat amukan massa, turut di bawa ke RS Bhayangkara.

"Korban beserta tersangka dan barang bukti kami serahkan ke Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, mengingat kejadian awalnya bukan di wilayah Polsek Bubutan," kata Sandi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.