Pasar Turi Baru Akan Dibuka, Komisi B DPRD Surabaya: Jangan Sampai Mati Suri
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 10 Mar 2022 18:10 WIB
selalu.id - DPRD Surabaya mengapresiasi rencana pembukaan Pasar Turi Baru pada 22 Maret 2022 mendatang. Pemerintah Kota Surabaya dianggap telah menangani permasalahan belasan tahun yang tak kunjung selesai.
"Saya harus objektif ya, bahwa apa yang dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, ini sangat fenomenal," kata Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz, Kamis (10/3/2022).
Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
Mahfudz mengakui bahwa sudah beberapa kali ditemui dan menerima keluhan dari para pedagang Pasar Turi, terutama para pedagang yang menempati stand di Tempat Penampungan Sementara (TPS), padahal sudah berusaha mencarikan jalan keluar tetapi tetap menemui jalan buntu.
"Saya sampai sempat putus asa tidak menemukan jalan keluar. Nah, dengan adanya intervensi langsung dari Pak Wali Kota dan jajarannya ini, alhamdulillah sudah ada jalan," katanya.
Oleh karena itu, Mahfudz meminta kesempatan ini untuk tidak disia-siakan oleh para pedagang. Selama ini memang ada gap atau kesenjangan antara pihak pedagang dengan pengelola Pasar Turi Baru.
Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang
Sehingga sudah menjadi kewajiban pemerintah kota hadir untuk memberikan jalan tengah.
"Pemerintah bisa menjadi penengah, tapi juga jangan sampai Pasar Turi ini seperti pasar-pasar lainnya yang cenderung mati suri,"jelasnya.
Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
"Jadi, saya berharap ini menjadi triger untuk terus mengembangkan pasar-pasar lainnya di Kota Surabaya," imbuhnya.
Mahfudz menambahkan, dirinya meminta pihak investor atau pengelola Pasar Turi Baru untuk profesional. Jangan sampai ketika sudah berjalan atau beroperasi, beberapa fasilitas untuk pedagang dikurangi. Karena kejadian seperti itu sudah terjadi di beberapa pasar di Surabaya.
"Nah, di sinilah tugas pemerintah untuk hadir dalam mengatasi investor. Saya sebagai anggota dewan dan mewakili warga Kota Surabaya menyampaikan terimakasih kepada Pak Eri dan jajarannya karena sudah mencarikan jalan keluar untuk para pedagang sehingga bisa berjualan lagi ke depannya," terangnya. (Ade/SL1)
