Kamis, 04 Jun 2026 05:42 WIB

Pemkot Surabaya Belum Terapkan WFH, Begini Penjelasan Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Mar 2026 17:30 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pihaknya belum menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) dalam waktu dekat.

Kebijakan tersebut masih menunggu arahan resmi dari Pemerintah Pusat Indonesia.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“WFH kita tunggu arahan dari Pak Presiden,” jelas Eri usai Rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Senin (30/3/2026).

Meski begitu, Eri menyebut konsep kerja fleksibel sebenarnya sudah lama diterapkan di Surabaya melalui skema Work From Anywhere (WFA).

Dalam praktiknya, aparatur sipil negara (ASN) tidak selalu bekerja di Kantor Balai Kota, melainkan bisa berkantor di Balai RW yang dekat dengan tempat tinggal.

“Dari dulu bukan di Balai Kota, tapi di Balai RW. Jadi sebenarnya sudah anywhere,” tegasnya.

Namun, jika kebijakan WFH resmi diterapkan secara nasional, Pemkot Surabaya memastikan akan mengikuti ketentuan tersebut.

Meski demikian, Eri menegaskan ada sejumlah catatan penting, terutama terkait efektivitas kerja dan potensi penyalahgunaan waktu kerja jika berdekatan dengan hari libur.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

“Kami berharap tidak di hari yang mendekati liburan atau setelah liburan, supaya hasil kerja tetap bisa terkontrol,” paparnya.

Di sisi lain, Eri mengungkapkan bahwa tujuan utama wacana WFH adalah efisiensi, khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Karena itu, Pemkot Surabaya menyiapkan alternatif kebijakan yang dinilai lebih relevan dengan kondisi daerah.

Salah satunya adalah penerapan hari tanpa kendaraan pribadi bagi ASN.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Dalam skema ini, pegawai diwajibkan menggunakan transportasi umum atau moda ramah lingkungan seperti sepeda, terutama bagi yang bekerja di wilayah dekat tempat tinggal.

“Kalau rumahnya dekat, cukup naik sepeda. Tapi kalau dari Sidoarjo atau Gresik, ya gunakan transportasi umum,” jelas Eri.

Rencana tersebut kemungkinan akan diterapkan satu hari dalam sepekan, dengan opsi hari kerja seperti Jumat.

Namun, jadwal pasti masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat terkait kebijakan WFH nasional.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.