Selasa, 21 Jul 2026 14:05 WIB

Pemkot Surabaya Belum Terapkan WFH, Begini Penjelasan Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Mar 2026 17:30 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pihaknya belum menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) dalam waktu dekat.

Kebijakan tersebut masih menunggu arahan resmi dari Pemerintah Pusat Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

“WFH kita tunggu arahan dari Pak Presiden,” jelas Eri usai Rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Senin (30/3/2026).

Meski begitu, Eri menyebut konsep kerja fleksibel sebenarnya sudah lama diterapkan di Surabaya melalui skema Work From Anywhere (WFA).

Dalam praktiknya, aparatur sipil negara (ASN) tidak selalu bekerja di Kantor Balai Kota, melainkan bisa berkantor di Balai RW yang dekat dengan tempat tinggal.

“Dari dulu bukan di Balai Kota, tapi di Balai RW. Jadi sebenarnya sudah anywhere,” tegasnya.

Namun, jika kebijakan WFH resmi diterapkan secara nasional, Pemkot Surabaya memastikan akan mengikuti ketentuan tersebut.

Meski demikian, Eri menegaskan ada sejumlah catatan penting, terutama terkait efektivitas kerja dan potensi penyalahgunaan waktu kerja jika berdekatan dengan hari libur.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“Kami berharap tidak di hari yang mendekati liburan atau setelah liburan, supaya hasil kerja tetap bisa terkontrol,” paparnya.

Di sisi lain, Eri mengungkapkan bahwa tujuan utama wacana WFH adalah efisiensi, khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Karena itu, Pemkot Surabaya menyiapkan alternatif kebijakan yang dinilai lebih relevan dengan kondisi daerah.

Salah satunya adalah penerapan hari tanpa kendaraan pribadi bagi ASN.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Dalam skema ini, pegawai diwajibkan menggunakan transportasi umum atau moda ramah lingkungan seperti sepeda, terutama bagi yang bekerja di wilayah dekat tempat tinggal.

“Kalau rumahnya dekat, cukup naik sepeda. Tapi kalau dari Sidoarjo atau Gresik, ya gunakan transportasi umum,” jelas Eri.

Rencana tersebut kemungkinan akan diterapkan satu hari dalam sepekan, dengan opsi hari kerja seperti Jumat.

Namun, jadwal pasti masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat terkait kebijakan WFH nasional.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.