Minggu, 01 Feb 2026 22:12 WIB

Telepon Menteri Kesehatan, Wali Kota Risma Minta Bantuan Reagen untuk Tes 7 Ribu Warga Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Apr 2020 19:27 WIB

Surabaya (selalu.id) - Demi menjaga kesehatan dan keselamatan warganya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini secara khusus mengajukan reagen Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk swab tes sekitar 7 ribu kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dari jumlah tersebut, sekitar 2 ribu rencananya diperuntukkan bagi pasien. Sedangkan 5 ribu diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Wali Kota Risma mengatakan, beberapa pasien yang berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG) hingga saat ini masih menunggu tes swab di rumah sakit maupun di rumah, sembari mereka melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

“Jadi kami minta bantuan ke Bapak Menteri Kesehatan (Menkes) sekitar tujuh ribu sekian. Dua ribu untuk pasien kami, karena pasien kami ada yang OTG, ODP dan PDP,” kata Wali Kota Risma di Halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (30/4/2020).

Wali Kota Risma mengaku, beberapa hari lalu, ia sudah berkomunikasi langsung dengan Menkes, Terawan Agus Putranto melalui sambungan telepon. Menurut dia, sebenarnya tanggal 25 April lalu, bantuan berupa reagen PCR dari Kemenkes sudah disalurkan ke Tim Gugus Tugas Provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu, Wali Kota Risma berharap, agar reagen PCR tersebut bisa segera diberikan untuk dilakukan tes swab kepada pasien.

“Karena itu saya menyampaikan ke Pak Menteri, hingga tanggal 29 April kami belum terima. Jadi mohon kami dibantu. Karena sebetulnya kalau ini dua ribu bisa kita tes semua kita akan bisa pisahkan. Mana yang positif, mana yang negatif,” ungkap dia.

Sebab, Wali Kota Risma menilai, jika sudah dilakukan tes swab maka akan memudahkan pemerintah untuk memilah mana yang negatif dan positif, begitu pun dengan penanganannya. Apalagi, jika setelah dilakukan tes dan ditemukan terdapat yang positif, maka bisa segera ditangani.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

“Kalau mereka negatif bisa kita pisahkan supaya tidak tertular. Karena selama ini kita cuma bisa tunggu, sehari bisa sampai empat atau enam yang dites. Kan ini berat buat kita,” tegasnya.

Setelah mendengar informasi tersebut, Wali Kota Risma mengaku, bahwa Menkes menyatakan bakal segera mengirimkan reagen PCR yang ditujukan langsung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Kita akan lihat perkembangannya satu hari ini, karena beliaunya (Menkes) bilang Bu Risma kalau ada pesawat langsung saya kirim supaya cepat selesai,” jelasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Makanya, hingga saat ini Presiden UCLG Aspac ini pun masih melakukan intervensi kepada semua pasien yang berstatus apapun layaknya pasien terkonfirmasi. Hal ini lantaran tidak adanya reagen PCR yang digunakan untuk memastikan mereka apakah benar positif atau negatif Covid-19.

“Jadi ya sudah kita rawat meskipun dia ODP. Kita beri makanan, vitamin, sekarang saya tambah menunya telurnya dari tiga jadi lima. Supaya kalau kekebalan tubuh bertambah, tidak jadi sakit. Kemudian kita tambah lemon,” pungkas dia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.