Selasa, 13 Okt 2026 07:37 WIB

Viral Truk Sampah Berceceran di Jalan Surabaya, DLH Siapkan Sanksi Tegas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Mar 2026 13:09 WIB
Truk pengangkut sampah yang berceceran di jalanan Surabaya. (Dok. Tangkapan layar/Istimewa).
Truk pengangkut sampah yang berceceran di jalanan Surabaya. (Dok. Tangkapan layar/Istimewa).

selalu.id - Baru-baru ini beredar video di media sosial (medsos) soal truk pengangkut sampah dengan bak belakang yang tampak tidak tertutup rapat hingga sampahnya berceceran di jalanan Surabaya.

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pada insiden serupa yang sebelumnya terjadi di kawasan Siola, ketika sampah yang jatuh dari truk memicu kecelakaan bagi pengguna jalan.

Baca Juga: Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Mengenai itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung memberikan klasifikasi dan pengawasan kendaraan pengangkut sampah yang beroperasi di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto menegaskan bahwa operasional kendaraan pengangkut sampah, khususnya milik rekanan pemerintah telah diatur secara ketat melalui kontrak kerja sama.

“Semua sudah diatur dalam kontrak kerja sama. Kalau terjadi keterlambatan pengangkutan, kendaraan mogok di jalan, atau ada masalah operasional lain, semuanya ada ketentuannya dan ada sanksinya,” tegasnya, Senin (9/3/2026).

Dedik menjelaskan bahwa standar armada pengangkut sampah telah ditetapkan secara rinci.

Kendaraan yang digunakan harus dalam kondisi baik, baik yang menggunakan sistem compactor maupun bak konvensional, serta memenuhi standar operasional yang berlaku.

Apabila ditemukan sampah berserakan di jalan akibat kelalaian pengangkutan, pihak rekanan akan mendapatkan teguran hingga sanksi sesuai kontrak.

“Kalau sampai terjadi sampah berserakan di jalan, tentu kami akan memberikan teguran kepada pihak rekanan agar segera melakukan perbaikan. Jika tidak ditindaklanjuti, maka akan dikenakan penalti atau sanksi sesuai ketentuan dalam kontrak,” jelas Dedik.

Baca Juga: Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Menurutnya, setiap perusahaan yang terlibat dalam pengadaan jasa pengangkutan sampah juga wajib melalui tahap pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi.

Dalam proses tersebut, DLH melakukan pengecekan kondisi armada, kelengkapan dokumen, hingga kelayakan operasional.

“Artinya kendaraan itu harus layak dan laik jalan. Selain kondisinya harus baik, kendaraan juga tidak boleh sering mengalami gangguan operasional seperti mogok. Itu semua menjadi bagian dari evaluasi saat lelang berlangsung,” kata Dedik.

Dalam operasional pengangkutan sampah di Surabaya, terdapat tiga jenis kendaraan yang terlibat. Pertama, kendaraan dinas milik pemerintah kota. Kedua, kendaraan milik rekanan yang mengikuti proses pengadaan jasa pengangkutan sampah. Dan ketiga, kendaraan milik pihak swasta.

Kendaraan swasta umumnya berasal dari pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, hingga kawasan perumahan yang mengangkut sampah secara mandiri ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo melalui kerja sama dengan penyedia jasa pengangkutan sampah.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

“Untuk kendaraan rekanan yang mengikuti lelang dari pemerintah kota, pengawasannya bisa kami lakukan langsung karena sejak awal kendaraan mereka sudah melalui proses pengecekan kelayakan,” papar Dedik.

Namun untuk kendaraan milik swasta yang bekerja sama secara mandiri, pengawasannya memang lebih terbatas karena tidak terikat kontrak dengan Pemkot Surabaya.

Meski begitu, DLH tetap akan menindaklanjuti jika ada laporan atau kejadian yang mengganggu keselamatan pengguna jalan.

“Kalau ada laporan atau kejadian seperti sampah berserakan di jalan, tentu tetap kami ingatkan dan kami tegur pihak terkait,” tandas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Cabai Rawit Tembus Rp92 Ribu per Kilogram, Siap-siap Inflasi Makin Pedas

Merespons kondisi tersebut, LPEM FEB UI mendorong pemerintah untuk memperkuat rantai distribusi dan pemerataan pasokan antarwilayah.

Penjelasan PSI Surabaya di Balik Foto Viral Pertemuan dengan Kader PDIP

Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa PSI Surabaya selalu terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk para politisi maupun kader dari partai lain untuk bergabung.

Dugaan Video Call Mesra dengan Pria Tersebar, Ruben Onsu Lapor ke Polda Metro Jaya

Saat ini, laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029

Di tengah dinamika perpindahan kader tersebut, Yuga menyatakan optimistis menghadapi agenda politik atau Pemilu pada 2029.

Puluhan Warga Ajung Jember jadi Korban Arisan-Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Saat ini, korban tengah mengumpulkan seluruh bukti transfer dan catatan transaksi untuk proses verifikasi faktual sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.