Kamis, 04 Jun 2026 16:18 WIB

Tiket Mudik Kereta Api di Daop 8 Surabaya Tersisa 130 Ribu, Diskon 30 Persen Juga Tersedia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mar 2026 15:59 WIB
Suasana penumpang Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok. Daop 8 Surabaya).
Suasana penumpang Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok. Daop 8 Surabaya).

selalu.id - Kuota tiket kereta api angkutan Lebaran 2026 keberangkatan dari Daop 8 Surabaya masih tersedia 130 ribu tempat duduk.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 236.363 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Baca Juga: Kereta Api Jadi Transportasi Favorit Turis Berwisata di Jatim saat Libur Lebaran

Jumlah tersebut setara 42 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan dari wilayah Daop 8 Surabaya. Tingginya angka penjualan ini menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasifavorit masyarakat untuk perjalanan mudik.

Manager Humas Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tren penjualan tiket terus bergerak dinamis setiap hari.

“Antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api sangat tinggi. Hingga saat ini, lebih dari 236 ribu tiket sudah terjual dan angka tersebut akan terus bertambah,” kata Mahendro, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan data sementara, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17–19 Maret 2026. Pada 18 Maret tercatat 21.628 tiket terjual, disusul 19 Maret sebanyak 19.674 tiket dan 17 Maret sebanyak 18.597 tiket.

Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Tiket Promo untuk Akomodasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Rinciannya terdiri dari 49 kereta reguler, lima kereta tambahan dari Stasiun Surabaya Gubeng, tiga kereta tambahan dari Stasiun Surabaya Pasarturi, serta dua kereta tambahan dari Stasiun Malang.

Sejumlah kereta favorit pelanggan di antaranya KA Airlangga, KA Ambarawa Ekspres, KA Sancaka, KA Probowangi, dan KA Harina dengan tujuan Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, dan Bandung.

Baca Juga: 596 Ribu Penumpang di Jatim Gunakan Commuter Line pada Arus Balik Lebaran

Di sisi lain, pemerintah juga menghadirkan stimulus ekonomi berupa diskon 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial pada periode 14–29 Maret 2026.

Dari total 188.288 tiket diskon yang disediakan di wilayah Daop 8 Surabaya, sebanyak 74.129 tiket atau 39 persen telah terjual. Artinya, masih tersedia 114.159 tiket dengan tarif potongan harga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan program diskon ini sebelum kuota terpenuhi. Jika tanggal favorit sudah mendekati penuh, pelanggan bisa mempertimbangkan alternatif tanggal atau menggunakan skema perjalanan lanjutan,” jelas Mahendro.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.