Jumat, 05 Jun 2026 06:19 WIB

Kereta Api Jadi Transportasi Favorit Turis Berwisata di Jatim saat Libur Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mar 2026 16:04 WIB
Turis saat gunakan kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok. Daop 8 Surabaya).
Turis saat gunakan kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok. Daop 8 Surabaya).

selalu.id - Moda transportasi kereta api kian diminati wisatawan mancanegara saat momentum Lebaran 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 3.508 turis asing menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 11–30 Maret 2026.

Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Tiket Promo untuk Akomodasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan wisatawan asing terhadap kereta api sebagai moda transportasi untuk menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Timur.

“Kereta api semakin dipercaya karena menawarkan keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” katanya, Selasa (31/3/2026).

Pergerakan wisatawan mancanegara didominasi melalui tiga stasiun utama, yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 1.539 penumpang, Stasiun Malang sebanyak 767 penumpang, serta Stasiun Surabaya Pasar Turi dengan 668 penumpang.

Ketiga stasiun tersebut menjadi simpul penting karena terhubung dengan pusat kota dan kawasan wisata, serta didukung integrasi transportasi lanjutan seperti angkutan kota, taksi, hingga layanan berbasis aplikasi.

Di sisi lain, arus balik Lebaran di wilayah Daop 8 Surabaya masih menunjukkan tren tinggi.

Baca Juga: Kebun Binatang Surabaya Membludak saat Libur Lebaran, Ini yang Jadi Favorit Anak-anak

Hingga Selasa (31/3) pukul 10.00 WIB, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 37.709 orang, terdiri dari 20.469 penumpang datang dan 17.240 penumpang berangkat.

Stasiun dengan volume penumpang tertinggi hari ini adalah Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 11.041 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Gubeng 9.623 penumpang, dan Stasiun Malang 6.090 penumpang.

Secara kumulatif, selama masa Angkutan Lebaran 11–31 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 993.606 penumpang dan diproyeksikan menembus lebih dari 1 juta penumpang hingga akhir periode.

Selain itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh telah mencapai 510.836 tiket atau sekitar 91 persen dari total kapasitas yang disediakan.

Baca Juga: 596 Ribu Penumpang di Jatim Gunakan Commuter Line pada Arus Balik Lebaran

Puncak arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan 30.293 tiket terjual. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 57.210 penumpang.

Mahendro menjelaskan, meningkatnya mobilitas wisatawan, termasuk turis asing, turut berdampak pada pergerakan ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM di sekitar stasiun dan destinasi wisata.

“Konektivitas dan kemudahan akses menjadi nilai tambah yang membuat perjalanan wisata semakin praktis dan efisien,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.