Kamis, 13 Agu 2026 20:56 WIB

Libur Sekolah, Penumpang Commuter Line di Jatim Melonjak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Jun 2026 18:15 WIB
Kereta Commuter line Daop 8 Surabaya. (Dok. Humas Daop 8 Surabaya).
Kereta Commuter line Daop 8 Surabaya. (Dok. Humas Daop 8 Surabaya).

selalu.id - Masa libur sekolah 2026 membawa berkah bagi layanan Commuter Line di wilayah Surabaya. Dalam sepekan pertama liburan, jumlah pengguna kereta komuter melonjak 11,69 persen dibanding hari-hari biasa.

Data KAI Commuter mencatat, sebanyak 374.110 penumpang menggunakan Commuter Line Area 8 Surabaya selama periode 22–28 Juni 2026. 

Baca Juga: KAI Tegaskan Shelter di Sidoarjo yang Diduga jadi Tempat Asusila Itu Bukan Asetnya

Rata-rata terdapat 53.444 pengguna per hari, meningkat dibanding pekan normal sebelum libur sekolah yang hanya mencapai sekitar 47.887 pengguna per hari.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan transportasi berbasis rel semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian selama masa liburan.

“Jika dibandingkan dengan rata-rata volume pada pekan biasa sebelum libur sekolah, jumlah pengguna pada pekan pertama liburan meningkat sebesar 11,69 persen,” sebutnya, Senin (29/6/2026).

Kata Karina, tarif yang terjangkau serta waktu tempuh yang lebih pasti menjadi alasan utama masyarakat memilih Commuter Line dibanding transportasi darat lainnya yang rentan terjebak kemacetan.

Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Commuter tetap mengoperasikan 50 perjalanan setiap hari yang menghubungkan sejumlah kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Blitar, Kertosono, Bojonegoro, Pasuruan hingga Probolinggo.

Baca Juga: Kereta Api Jadi Transportasi Favorit Turis Berwisata di Jatim saat Libur Lebaran

Dari seluruh stasiun di wilayah operasional, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi titik keberangkatan dan kedatangan tersibuk selama masa libur sekolah. 

Rata-rata setiap hari stasiun tersebut melayani sekitar 6.600 penumpang naik dan 6.900 penumpang turun.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Wonokromo dengan rata-rata 4.500 penumpang naik dan 4.800 penumpang turun setiap hari. 

Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Tiket Promo untuk Akomodasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026

Sementara di jalur selatan, Stasiun Malang mencatat rata-rata 4.000 penumpang naik dan 3.900 penumpang turun per hari.

Karina menambahkan tingginya kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI Commuter untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Kami berkomitmen terus mengoptimalkan pelayanan, menjaga keselamatan operasional, serta menghadirkan berbagai inovasi agar masyarakat semakin nyaman menggunakan Commuter Line,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hari Pramuka ke-65, Wabup Sidoarjo ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

Momentum ini diharapkan jadi refleksi bagi anggota Gerakan Pramuka di Sidoarjo untuk memperkuat semangat nasionalisme, gotong royong, serta kepedulian sosial.

Bukan Air Tanah, CitraLand Surabaya Ungkap Sumber Air untuk Penyiraman Taman dan Lapangan Golf

City Manager CitraLand Surabaya, Maria Nancy Rosalina mengatakan penggunaan air untuk penyiraman berbeda dengan sistem penyediaan air bersih bagi warga.

Aset Pemkot Surabaya Belum Maksimal Hasilkan PAD, DPRD: BPKAD Harus Berorientasi Bisnis!

Fathoni menilai pendekatan yang digunakan masih lebih menitikberatkan pada aspek administrasi dibandingkan strategi bisnis.

Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Sudimoro Mojokerto

Atas kejadian ini, polisi mengimbau warga, khususnya para remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai yang dalam dan aliran deras.

FPTI Lamongan Punya Nahkoda Baru, Founder Apparel Allegiant M Harryanto jadi Ketum dengan Aklamasi

Kepengurusan baru diharapkan segera bergerak menyusun program kerja untuk menghidupkan kembali pembinaan atlet panjat tebing di Lamongan.

Kebakaran Bromo Meluas ke Puncak Seruni Point, Jalur Wisata Ditutup Total

Jarak api ke jembatan kaca diperkirakan kurang lebih sekitar 2 KM. Saat ini pula api telah berada tepat di bawah empat pilar wisata Seruni Point.