Sabtu, 06 Jun 2026 03:44 WIB

Cara Bumil agar Tetap Bisa Puasa, Tapi Nomor 5 Harus Diperhatikan

Ilustrasi ibu hamil. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi ibu hamil. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Ibu hamil (bumil) tak perlu khawatir jika ingin berpuasa. Meski begitu, bumil tetap harus menjaga kestabilan tubuh agar kesehatan tidak drop sehingga mengganggu kehamilannya. 

Lantas, bagaimana praktiknya? 

Baca Juga: Waspadai Lonjakan Arus Balik, Polri Imbau Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H 

1. Atur menu buka dan sahur secara imbang

Alumnus Program Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair), dr Amir Fahad SpOG mengatakan, tidak ada makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil saat sahur atau berbuka.

Ia menegaskan yang terpenting adalah antara kebutuhan dan asupan nutrisi dapat dipenuhi dengan baik.

"Karbo berlebihan saat berbuka puasa tidak disarankan, cukup berbuka dengan camilan yang manis semisal kurma dan kue-kue kecil. Beri jeda Salat Maghrib, baru kemudian makan malam tentu dengan porsi yang tidak banyak," terangnya baru-baru ini.

2. Asupan nutrisi harus terpenuhi ada karbo, protein, lemak, vitamin dan mineral

Menurut dr Amir, kebutuhan asupan nutrisi ke dalam tubuh bumil wajib tercukupi. Asupan nutrisi itu berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

"Kalau misal supply and demand jumlahnya tercukupi tidak ada masalah ibu hamil berpuasa," jelasnya.

Baca Juga: Refleksi Idul Fitri di Balai Kota Surabaya, Wali Kota Eri Ingatkan Persatuan

3. Minum 2 liter sehari dibagi secara teratur biar tidak dehidrasi

Resiko dehidrasi dapat terjadi kepada orang yang berpuasa, termasuk ibu hamil. Normalnya, manusia dalam 24 jam membutuhkan asupan cairan sebanyak dua liter. Jika dikonversi dalam takaran gelas menjadi delapan gelas setiap hari.

"Kalau puasa bisa saja dehidrasi, jadi saat berpuasa asupan cairan harus tetap terpenuhi. Dua liter tidak harus habis dalam sekali minum, bisa diatur saat berbuka, setelah tarawih, mau tidur, dan saat sahur," kata dr. Amir.

4. Jika ada tanda dehidrasi segera batalkan puasa

Meski demikian, ada tanda-tanda dehidrasi yang harus diwaspadai oleh ibu hamil. Tanda tersebut seperti rasa haus yang berlebihan dan produksi urin yang berkurang dengan ditandai perubahan warna menjadi lebih pekat.

Baca Juga: Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Raya Jawa Timur, Jamaah Sampai Meluber

"Kalau terjadi gejala seperti ini boleh puasa dibatalkan karena khawatir dehidrasi. Apalagi kalau ditambah gejala pusing berlebih dan pandangan berkunang seperti mau pingsan maka puasanya tidak boleh dipaksakan," ujar dia.

5. Tak perlu berpuasa jika bumil punya penyakit penyerta

Dr Amir mengingatkan, hal yang perlu menjadi perhatian adalah saat ibu hamil memiliki penyakit penyerta. Seperti diabetes kehamilan, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan lainnya.

"Asalkan ibu hamil bebas dari penyakit penyerta silahkan boleh berpuasa," tandas praktisi Rumah Sakit Ubaya dan Rumah Sakit Hermina itu.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.