Kamis, 19 Feb 2026 11:25 WIB

Cara Bumil agar Tetap Bisa Puasa, Tapi Nomor 5 Harus Diperhatikan

Ilustrasi ibu hamil. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi ibu hamil. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Ibu hamil (bumil) tak perlu khawatir jika ingin berpuasa. Meski begitu, bumil tetap harus menjaga kestabilan tubuh agar kesehatan tidak drop sehingga mengganggu kehamilannya. 

Lantas, bagaimana praktiknya? 

Baca Juga: Polemik soal Wacana Larangan Mudik Pakai Motor, DPR Minta Menhub Kaji Ulang

1. Atur menu buka dan sahur secara imbang

Alumnus Program Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair), dr Amir Fahad SpOG mengatakan, tidak ada makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil saat sahur atau berbuka.

Ia menegaskan yang terpenting adalah antara kebutuhan dan asupan nutrisi dapat dipenuhi dengan baik.

"Karbo berlebihan saat berbuka puasa tidak disarankan, cukup berbuka dengan camilan yang manis semisal kurma dan kue-kue kecil. Beri jeda Salat Maghrib, baru kemudian makan malam tentu dengan porsi yang tidak banyak," terangnya baru-baru ini.

2. Asupan nutrisi harus terpenuhi ada karbo, protein, lemak, vitamin dan mineral

Menurut dr Amir, kebutuhan asupan nutrisi ke dalam tubuh bumil wajib tercukupi. Asupan nutrisi itu berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

"Kalau misal supply and demand jumlahnya tercukupi tidak ada masalah ibu hamil berpuasa," jelasnya.

Baca Juga: Daftar Menu Buka Puasa Rendah Kalori, Cocok Bagi yang Lagi Diet

3. Minum 2 liter sehari dibagi secara teratur biar tidak dehidrasi

Resiko dehidrasi dapat terjadi kepada orang yang berpuasa, termasuk ibu hamil. Normalnya, manusia dalam 24 jam membutuhkan asupan cairan sebanyak dua liter. Jika dikonversi dalam takaran gelas menjadi delapan gelas setiap hari.

"Kalau puasa bisa saja dehidrasi, jadi saat berpuasa asupan cairan harus tetap terpenuhi. Dua liter tidak harus habis dalam sekali minum, bisa diatur saat berbuka, setelah tarawih, mau tidur, dan saat sahur," kata dr. Amir.

4. Jika ada tanda dehidrasi segera batalkan puasa

Meski demikian, ada tanda-tanda dehidrasi yang harus diwaspadai oleh ibu hamil. Tanda tersebut seperti rasa haus yang berlebihan dan produksi urin yang berkurang dengan ditandai perubahan warna menjadi lebih pekat.

Baca Juga: Keluh Pedagang Baju hingga Sarung di Pasar Semampir Probolinggo yang Minim Pembeli

"Kalau terjadi gejala seperti ini boleh puasa dibatalkan karena khawatir dehidrasi. Apalagi kalau ditambah gejala pusing berlebih dan pandangan berkunang seperti mau pingsan maka puasanya tidak boleh dipaksakan," ujar dia.

5. Tak perlu berpuasa jika bumil punya penyakit penyerta

Dr Amir mengingatkan, hal yang perlu menjadi perhatian adalah saat ibu hamil memiliki penyakit penyerta. Seperti diabetes kehamilan, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan lainnya.

"Asalkan ibu hamil bebas dari penyakit penyerta silahkan boleh berpuasa," tandas praktisi Rumah Sakit Ubaya dan Rumah Sakit Hermina itu.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Viral Pentas Sound Horeg hingga Subuh di Mojokerto: Awalnya Ruwat Desa, Jadi Karnaval

Sejatinya, sound horeg tersebut digelar untuk ruwat desa. Namun, diselingi dengan karnaval budaya dan sejarah dengan menggunakan sound horeg.

Bantuan untuk Bencana Aceh Tertahan di Bea Cukai, Ternyata Gara-gara Ini

Bantuan ini dikirim dari Port Klang, Kuala Lumpur. Tito pun meminta bantuan DPR untuk menyelesaikan masalah ini.

Cari Bubur, Rawon hingga Nasi Pecel di Surabaya untuk Bukber, Tempat Ini Bisa Jadi Rekomendasi

Beberapa tempat makan ini cukup mudah ditemui saat kamu berkunjung ke Kota Pahlawan. Harganya pun sangat terjangkau.

Rekomendasi Motor Bekas Harga Rp2-4 Jutaan: Dari Matik hingga Supra Bapak

Motor bekas menjadi pilihan utama karena harganya yang cukup terjangkau. Bahkan jika jeli, Anda bisa mendapat motor bekas yang murah dan enak.

Catat! PMI Surabaya Gelar Donor Darah Spesial Ramadan, Ini Lokasinya

Ketua Harian PMI Kota Surabaya Taufik Rohman mengajak para donor aktif dan juga masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan donor darah spesial Ramadan ini.

Muhammad Ashari Jabat Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Pergantian posisi kunci ini dilakukan sebagai langkah penyegaran dan bagian dari kaderisasi berkelanjutan partai.