Sabtu, 05 Sep 2026 20:06 WIB

Ramadan 2026

Viral Pentas Sound Horeg hingga Subuh di Mojokerto: Awalnya Ruwat Desa, Jadi Karnaval

Pentas sound horeg yang digelar di Mojokerto hingga subuh. (Dok. Tangkapan layar).
Pentas sound horeg yang digelar di Mojokerto hingga subuh. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Pentas sound horeg yang digelar dari siang hingga subuh di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, viral dan menuai sorotan publik.

Sejatinya, sound horeg tersebut digelar untuk ruwat desa. Namun, diselingi dengan karnaval budaya dan sejarah dengan menggunakan sound horeg.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Pementasan itu dimulai pukul 14.00 WIB dan dijadwalkan selesai pukul 24.00 atau 00.00 WIB. Tetapi, karnaval sound horeg tersebut baru selesai pada pukul 04.30 WIB.

"Pagelaran Medali spektakuler itu dimulai jam 14.00 sampai jam 24.00 WIB, tapi banyak kendala teknis yang di lapangan sehingga akhirnya menjadi molor. Tidak dari start tetapi dari perjalanannya," kata Kepala Desa (kades) Medali, Miftahudin, Kamis (19/2/2026).

Pentas sound horeg yang digelar di Mojokerto hingga subuh. (Dok. Tangkapan layar).Pentas sound horeg yang digelar di Mojokerto hingga subuh. (Dok. Tangkapan layar).

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Ia menambahkan, perizinan kegiatan tersebut mendapat izin maksimal selesai pukul 24.00 WIB dengan beberapa pertimbangan.

"Perizinan fine-fine saja sampai jam 24.00, kita juga sudah memberikan pertimbangan dari pengalaman tahun kemarin itu direncanakan jam 22.00 bisa sampai jam 01.00 dini hari. Maka, jam 24.00 bisa jadi selesai jam 02.00 jika tidak ada kendala atau ada kendala," bebernya.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Pria yang akrab disapa Miftah ini menjelaskan, saat kegiatan berlangsung banyak kendala yang dihadapi oleh panitia dan peserta. Acara ini diikuti oleh 32 peserta.

"Ternyata di lapangan untuk tahun ini banyak kendala. Pohon yang belum ditebang, ada beberapa mobil sound system itu yang bermasalah. Contoh mobil koplingnya nyeplos akhirnya kita harus mendorong itu sampai tempat aman untuk yang lain bisa jalan. Ada 32 peserta dari tiap rt, karang taruna dan juga beberapa pengusaha di Desa Medali," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.