Rabu, 18 Feb 2026 12:56 WIB

Beda dengan Surabaya, Harga Cabai dan Ayam di Mojokerto Justru Melejit Naik

Tim gabungan saat sidak harga kebutuhan pokok jelang Ramadan di sejumlah pasar di Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Tim gabungan saat sidak harga kebutuhan pokok jelang Ramadan di sejumlah pasar di Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Satu hari jelang ramadan, tim gabungan dari Satgas Pangan Polres Mojokerto bersama Bapanas, Bulog, BPS, serta Diperindag, bagian Perekonomian dan Dispari Kabupaten Mojokerto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pasar di wilayah Kabupaten Mojokerto, Rabu (18/2/2026).

Tim gabungan bersama-sama menjaga harga kebutuhan pokok tersebut agar tidak terlalu mencekik masyarakat jelang bulan suci ramadan.

Baca Juga: Harga Cabai di Surabaya Hari Ini Turun Drastis, Harga Ayam Masih Tinggi

Kanit Pidek Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Dawan Naibaho mengatakan, hasil sidak dilakukan tim gabungan menemukan harga dua komoditas naik.

"Ada dua komoditas bahan pokok penting (Bapokting) yang harganya melonjak drastis sehingga menjadi perhatian tim gabungan saat sidak. Sehingga tim gabungan harus mengecek ke sejumlah pedagang di Pasar Raya Mojosari untuk menjamin keakuratan data," jelasnya.

Komoditas pertama, cabai rawit merah yang naik drastis hingga menembus harga Rp120.000/Kg. Harga cabai rawit di Pasar Raya Mojosari jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 40.000-57.000/Kg.

"Musim hujan menjadi faktor utama harga cabai rawit merah naik drastis. Di tingkat petani, banyak cabai yang busuk terkena hujan. Kondisi ini memicu kelangkaan cabai rawit di tengah tingginya permintaan masyarakat menjelang Ramadan. Sehingga para pedagang mengeluhkan naiknya harga cabai rawit karena dari mereka kulakan sudah Rp95.000/Kg, sehingga mereka menjualnya di harga Rp120.000/Kg," papar Dawan.

"Ke depannya tetap kami awasi, kami dapat informasi pasokannya dari Krian (Sidoarjo). Semoga pihak distributor bisa kami ajak komunikasi baik-baik agar bisa menjaga harga tetap stabil sampai lebaran nanti," tambahnya.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Surabaya Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Khofifah Cuma Bilang Begini

Komoditas kedua yang naik signifikan yaitu daging ayam potong, yakni naik menjadi Rp45.000/Kg dari yang sebelumnya harga Rp38.000/Kg. Para pedagang tak berkutik karena harga dari distributor juga naik.

"Terkait naiknya harga daging ayam potong, kami akan menggali informasi dari para peternak di Kecamatan Trawas, Mojokerto ihwal peyebab harganya melonjak. Karena para pedagang menyebut naiknya harga ayam potong sejak dari peternak," kata Dawan.

"Kalau seiring berjalannya waktu nanti ada temuan terkait penimbunan, kami lakukan teguran. Kalau ada unsur pidana terkait penimbunan itu tentu pasti kami tindaklanjuti. Sebisa mungkin kami ajak komunikasi agar distributor bisa saling mengerti menjelang lebaran ini bisa menjaga harga tetap stabil," sambungnya.

Baca Juga: Potret Warga Binaan Lapas Mojokerto Bersih-bersih Masjid Sambut Ramadan

Di sisi lain, harga beras SPHP dan Minyakita stabil sesuai HET dan stoknya aman sampai Hari Raya Idul Fitri nanti.

Menurutnya, beras SPHP saat ini Rp60.000/5 Kg, sedangkan Minyakita Rp15.700/liter atau Rp31.000/2 liter.

Sedangkan untuk cabai merah, bawang merah dan putih sedikit melonjak. Cabai merah sebelumnya Rp30-35 ribu/Kg menjadi Rp 40ribu/Kg, bawang merah sebelumnya Rp35 ribu/Kg menjadi Rp40 ribu/Kg, dan bawang putih sebelumnya Rp30 ribu/Kg menjadi Rp35 ribu/Kg.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Wisata Gresik Terbaru: Tempatnya Syahdu, Murah dan Nyaman

Selain dikenal dengan wisata religinya, Gresik memiliki sederet daya tarik wisata alam yang indah dan memukau.

Hasil Liga Champions: Juventus Tumbang, Real Madrid Menang Tipis

Galatasaray secara mengejutkan menumbangkan Juventus 5-2 dibabak Playoff Liga Champions Leg 1. Sementara Real Madrid menang tipis 1-0 lawan Benfica.

Libur Imlek, Hampir 37 Ribu Penumpang Padati Daop 8 Surabaya dalam Sehari Terakhir

Manager Humas Kereta Api Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa arus kedatangan masih mendominasi dibandingkan keberangkatan.

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Penetapan awal Ramadan ini diputuskan dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (17/2/2026).

Kapolda Jatim Tegaskan Siap Jaga Keamanan Perayaan Imlek dan Ramadan 2026

Polda Jatim memastikan perayaan berlangsung khidmat sekaligus menjadi bagian dari strategi besar menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang Ramadan.

Hilal Belum Terlihat di Surabaya, Ramadan Kemungkinan Besar Jatuh pada 19 Februari 2026

Secara astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga dinilai mustahil teramati.