Jumat, 05 Jun 2026 03:51 WIB

Harga Cabai Rawit di Surabaya Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Khofifah Cuma Bilang Begini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Feb 2026 18:52 WIB
Salah satu pedagang di Pasar Genteng Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Salah satu pedagang di Pasar Genteng Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Harga cabai rawit melonjak drastis hingga Rp100 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir jelang Ramadan 2026. Salah satunya di Pasar Genteng Surabaya.

Salah satu pedagang, Khofifah, mengatakan harga cabai rawit sebelumnya berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Namun sejak sepekan terakhir, harga terus merangkak naik hingga menyentuh Rp100 ribu per kilogram.

“Cabe rawit Rp100 ribu per kilo, sudah seminggu naik. Biasanya normal Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per kilo,” sebut Khofifah saat ditemui selalu.id, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit. Sementara harga sayuran lain relatif stabil.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Khofifah menyebut tingginya harga tidak serta-merta membuat pembeli berhenti berbelanja. Namun, mereka cenderung membeli dalam jumlah sedikit.

“Kalau mahal orang belinya sering, tapi sedikit-sedikit, kayak tadi cuma beli seperempat ons. Justru kalau murah orang jarang beli, soalnya sekali beli langsung banyak,” katanya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Salah satu pembeli, Mela, mengaku meski harganya naik, dirinya membeli cabai rawit hanya sesuai kebutuhan saja.

“Aku beli seperempat ons aja, buat sambel di rumah. Cabai mahal banget,” ujarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.