Kamis, 03 Sep 2026 12:01 WIB

Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

Dua sapi yang dibeli Prabowo Subianto.
Dua sapi yang dibeli Prabowo Subianto.

selalu.id - Presiden Prabowo Subianto membeli dua sapi jenis Simental Cross untuk dijadikan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha. Kedua sapi ini memiliki bobot satu ton lebih.

Dua sapi itu diberi nama Buldoser dan Traktor. Prabowo membeli keduanya dari peternakan Berkah Wafa Farm di Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Buldoser yang kulitnya berwarna cokelat memiliki berat 1,1 ton sementara traktor kulitnya putih serta mempunyai bobot 1,080 ton.

Penjaga serta pengelola peternakan Berkah Wafa Farm, Hadi Subarno menjelaskan, dua sapi telah dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Sudah dibeli Bapak Prabowo ya untuk dua sapi di Berkah Wafa Farm. Ini bobot 1,1 ton dan 1,080 ton. Sejauh ini sudah ada konfirmasi dari dinas yang datang ke sini," kata Hadi, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, untuk perawatan dua sapi yang sudah dipilih oleh Prabowo, Hadi membeberkan, setiap pagi dan sore hari kandang dua sapi tersebut dibersihkan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Ponpes Tambakberas Sebelum Pembukaan Muktamar ke-35 NU

"Kalau untuk perawatan itu, tiap pagi itu bersihkan kamar sapinya, tempat sapinya, kotor-kotorannya. Ada jam makannya sendiri, untuk jam makan itu tiga kali sehari untuk rumput dua kali sehari untuk comboran (ampas kedelai, probiotik, cacahan rumput gajah) pagi sama sore," terangnya.

Menurut Hadi, untuk perawatan kesehatan dua sapi jenis Simental Cross ini dilakukan penjemuran dibawah terik matahari saat pagi hari serta diberikan minuman tambahan jamu herbal.

"Kalau kesehatan sih kita biasanya sering melakukan itu untuk bawa ke luar, kena terik matahari sama dikasih jamu-jamu herbal kayak kunyit, jahe dan temulawak gitu untuk perawatan sapi-sapi di sini," jelasnya.

Baca Juga: Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Tak hanya Presiden Prabowo Subianto yang membeli sapi di peternakan yang juga menyediakan hewan kurban unta ini. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga membeli satu ekor sapi di Berkah Wafa Farm.

"Iya, ibu Gubernur Khofifah. Jenisnya itu jenis belgian blue. Beratnya di kisaran satu ton ya. Ngambilnya itu satu hari, satu hari sebelum hari kurban itu biasanya nanti pengiriman," ungkapnya.

Namun, Hadi enggan membeberkan harga dua sapi jenis Simental Cross yang sudah dibeli Presiden Prabowo Subianto serta satu sapi jenis Belgian Blue yang dibeli oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.