Jumat, 04 Sep 2026 20:27 WIB

1061 KDMP Diresmikan Prabowo, 284 di antaranya Ada di Mojokerto

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Dandim 0815 Letkol Inf Abi Swanjoyo dan Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata.(foto: achmad supriyadi)
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Dandim 0815 Letkol Inf Abi Swanjoyo dan Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata.(foto: achmad supriyadi)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menghadiri agenda Peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara serempak yang berpusat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/6/2026). Peresmian nasional tersebut diikuti daring oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Mojokerto.

Dalam agenda di wilayah Mojokerto, peresmian dilakukan di dua titik berbeda, yakni KDKMP Desa Seduri di Kecamatan Mojosari yang dihadiri Bupati Muhammad Albarraa, serta KDKMP Desa Sumbertebu di Kecamatan Bangsal yang dihadiri Wakil Bupati Moch Rizal Octavian.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Melalui arahan daring, jumlah koperasi yang telah terbangun dalam kurun waktu 7 bulan awalnya diumumkan sebanyak 1.061 unit. Namun berdasarkan laporan terbaru dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, jumlah koperasi yang telah siap secara fisik beserta sarana infrastrukturnya dilaporkan mencapai lebih dari 9.000 unit.

"Tadi dilaporkan oleh Menko Pangan secara fisik, yang sudah siap adalah lebih dari 9.000 (KDMP), ada 9.000 gedung, 9.000 gudang, dan 9.000 sistem, saudara-saudara sekalian, saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia," tutur Presiden Prabowo Subianto dalam sambungan daring.

Presiden menambahkan bahwa operasionalisasi 1.061 koperasi ini ditujukan untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, serta berfungsi sebagai instrumen pemerataan perekonomian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Sementara itu, Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo memaparkan bahwa untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, terdapat total 284 KDMP yang turut diresmikan dalam kesempatan tersebut. Dari keseluruhan wilayah, masih ada beberapa desa yang belum siap mengikuti peresmian serentak ini.

“Saat awal tahap awal, dari 305 desa kelurahan, 284 kita bisa proses bangun, sehingga capaian kita sekitar 90% lebih, kita bisa membangun KDMP ini berkat kerja sama dari Bupati, semua pihak desa juga mendukung, tentunya semuanya lah,” jelas Letkol Abi kepada awak media.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Terkait usaha yang akan dijalankan, KDMP diproyeksikan bergerak di bidang sektor simpan pinjam dan penyediaan kebutuhan pokok. Selain itu, rencana pengembangan juga mencakup sektor kesehatan, seperti yang disiapkan untuk KDMP Desa Seduri.

“Itu ada simpan pinjam, sembako, jual beli sembako, terus juga ada tadi ada apotek, apotek obat-obatan murah, di sini juga ada klinik, nanti di sebelah sana dilengkapi dengan klinik,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.