Jumat, 03 Jul 2026 22:35 WIB

1061 KDMP Diresmikan Prabowo, 284 di antaranya Ada di Mojokerto

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Dandim 0815 Letkol Inf Abi Swanjoyo dan Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata.(foto: achmad supriyadi)
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Dandim 0815 Letkol Inf Abi Swanjoyo dan Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata.(foto: achmad supriyadi)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menghadiri agenda Peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara serempak yang berpusat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/6/2026). Peresmian nasional tersebut diikuti daring oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Mojokerto.

Dalam agenda di wilayah Mojokerto, peresmian dilakukan di dua titik berbeda, yakni KDKMP Desa Seduri di Kecamatan Mojosari yang dihadiri Bupati Muhammad Albarraa, serta KDKMP Desa Sumbertebu di Kecamatan Bangsal yang dihadiri Wakil Bupati Moch Rizal Octavian.

Baca Juga: Ngawurnya Pembuangan Limbah Tetes PT Enero di Mojokerto, Baunya Menyengat

Melalui arahan daring, jumlah koperasi yang telah terbangun dalam kurun waktu 7 bulan awalnya diumumkan sebanyak 1.061 unit. Namun berdasarkan laporan terbaru dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, jumlah koperasi yang telah siap secara fisik beserta sarana infrastrukturnya dilaporkan mencapai lebih dari 9.000 unit.

"Tadi dilaporkan oleh Menko Pangan secara fisik, yang sudah siap adalah lebih dari 9.000 (KDMP), ada 9.000 gedung, 9.000 gudang, dan 9.000 sistem, saudara-saudara sekalian, saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia," tutur Presiden Prabowo Subianto dalam sambungan daring.

Presiden menambahkan bahwa operasionalisasi 1.061 koperasi ini ditujukan untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, serta berfungsi sebagai instrumen pemerataan perekonomian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Rakernas Apeksi di Medan, Wali Kota Mojokerto: Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Tangguh!

Sementara itu, Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo memaparkan bahwa untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, terdapat total 284 KDMP yang turut diresmikan dalam kesempatan tersebut. Dari keseluruhan wilayah, masih ada beberapa desa yang belum siap mengikuti peresmian serentak ini.

“Saat awal tahap awal, dari 305 desa kelurahan, 284 kita bisa proses bangun, sehingga capaian kita sekitar 90% lebih, kita bisa membangun KDMP ini berkat kerja sama dari Bupati, semua pihak desa juga mendukung, tentunya semuanya lah,” jelas Letkol Abi kepada awak media.

Baca Juga: Gadis Buruh Pabrik asal Sidoarjo Tewas Terlindas Truk Kontainer di Mojokerto

Terkait usaha yang akan dijalankan, KDMP diproyeksikan bergerak di bidang sektor simpan pinjam dan penyediaan kebutuhan pokok. Selain itu, rencana pengembangan juga mencakup sektor kesehatan, seperti yang disiapkan untuk KDMP Desa Seduri.

“Itu ada simpan pinjam, sembako, jual beli sembako, terus juga ada tadi ada apotek, apotek obat-obatan murah, di sini juga ada klinik, nanti di sebelah sana dilengkapi dengan klinik,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demi Upah Rp50-100 Ribu, Kurir Paket di Surabaya Rela Melawan Hukum

Kurir paket itu kini hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Ia pun hanya bisa pasrah.

Tangani Banjir Margomulyo-Tandes, Pemkot Surabaya Siapkan Pembangunan Mini Bozem

Proyek itu diharapkan dapat jadi solusi banjir yang selama ini mengganggu aktivitas lalu lintas di kawasan Margomulyo dapat berkurang secara bertahap.

Polrestabes Surabaya Buka Bazar Gratis Pengembalian Motor Laka Lantas, Catat Tanggal dan Syaratnya

Kendaraan yang jadi barang bukti laka lantas, bisa diambil di Kantor Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya di Jalan Dukuh Kupang Barat.

Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

Setiap hari, kadang warga juga mengadakan air sumur yang tidak cukup baik untuk memasak hingga mandi.

Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

BMKG memperkirakan kondisi ini akan terus berlangsung seiring berjalannya musim kemarau, hingga mencapai puncaknya pada Agustus 2026. 

Kemenag Jatim Ajak Guru Kristen Bentuk Generasi Berkarakter dan Pembawa Damai 

Bahtiar mengajak seluruh peserta Munas untuk terus menjaga semangat pelayanan yang tulus, rendah hati, dan berorientasi pada kemuliaan Tuhan.