Selasa, 20 Okt 2026 01:39 WIB

Maidi Resmi Jadi Tersangka, Gerindra Jatim: Walikota Madiun Bukan Kader Partai !

Foto: Walikota Madiun Maidi
Foto: Walikota Madiun Maidi

selalu.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur menegaskan bahwa Wali Kota Madiun Maidi yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan merupakan kader resmi partainya. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik pasca penindakan KPK.

 

Baca Juga: Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

Bendahara DPD Gerindra Jatim, Ferdians Reza Alvisa, menyatakan pada Selasa (20/1/2026) bahwa Maidi belum terdaftar sebagai anggota resmi dan belum mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra. "Belum memiliki KTA," ujarnya.

 

Menurut Ferdians, Maidi memang sempat menyampaikan keinginan untuk bergabung dengan Gerindra dan tengah mengikuti tahapan fit and proper test sebagai calon Ketua DPC Gerindra Kota Madiun. Namun, proses tersebut belum berujung pada pengesahan keanggotaan resmi. "Sampai saat ini, baik DPP, DPD, maupun DPC Gerindra belum menerbitkan KTA atas nama bersangkutan," jelasnya.

 

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di wilayah Kota Madiun pada Senin (19/1/2026), di mana penyidik mengamankan 15 orang termasuk Wali Kota Maidi. Setelah pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, pihaknya menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

Baca Juga: KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana, Adik Eks Kepala BNPB Ikut Terseret

 

"Pertama adalah kepala daerah atau Wali Kota Madiun, kemudian dua aparatur sipil negara (ASN), dan enam lainnya dari pihak swasta," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (20/1/2026).

 

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Perhatian publik juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Maidi yang tercatat di KPK. Total kekayaannya mencapai Rp16,926 miliar, yang merupakan hasil dari total aset Rp18,225 miliar dikurangi utang Rp1,299 miliar.

 

Kekayaan Maidi didominasi oleh 19 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp16 miliar yang tersebar di kampung halamannya. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan bernilai total Rp647 juta antara lain Nissan Grand Livina, Honda CR-V, dan Toyota Innova Reborn, serta harta bergerak lainnya senilai Rp95,825 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp1,408 miliar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).