Selasa, 21 Jul 2026 03:50 WIB

Maidi Resmi Jadi Tersangka, Gerindra Jatim: Walikota Madiun Bukan Kader Partai !

Foto: Walikota Madiun Maidi
Foto: Walikota Madiun Maidi

selalu.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur menegaskan bahwa Wali Kota Madiun Maidi yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan merupakan kader resmi partainya. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik pasca penindakan KPK.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Bongkar Korupsi KUR Bank Pelat Merah Jember 41,48 Miliar, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Bendahara DPD Gerindra Jatim, Ferdians Reza Alvisa, menyatakan pada Selasa (20/1/2026) bahwa Maidi belum terdaftar sebagai anggota resmi dan belum mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra. "Belum memiliki KTA," ujarnya.

 

Menurut Ferdians, Maidi memang sempat menyampaikan keinginan untuk bergabung dengan Gerindra dan tengah mengikuti tahapan fit and proper test sebagai calon Ketua DPC Gerindra Kota Madiun. Namun, proses tersebut belum berujung pada pengesahan keanggotaan resmi. "Sampai saat ini, baik DPP, DPD, maupun DPC Gerindra belum menerbitkan KTA atas nama bersangkutan," jelasnya.

 

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di wilayah Kota Madiun pada Senin (19/1/2026), di mana penyidik mengamankan 15 orang termasuk Wali Kota Maidi. Setelah pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, pihaknya menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

Baca Juga: Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

 

"Pertama adalah kepala daerah atau Wali Kota Madiun, kemudian dua aparatur sipil negara (ASN), dan enam lainnya dari pihak swasta," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (20/1/2026).

 

Baca Juga: Kejaksaan Bakal Periksa Dua Anggota Dewan dalam Kasus Korupsi BSPS Sumenep

Perhatian publik juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Maidi yang tercatat di KPK. Total kekayaannya mencapai Rp16,926 miliar, yang merupakan hasil dari total aset Rp18,225 miliar dikurangi utang Rp1,299 miliar.

 

Kekayaan Maidi didominasi oleh 19 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp16 miliar yang tersebar di kampung halamannya. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan bernilai total Rp647 juta antara lain Nissan Grand Livina, Honda CR-V, dan Toyota Innova Reborn, serta harta bergerak lainnya senilai Rp95,825 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp1,408 miliar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.