Rabu, 11 Feb 2026 15:41 WIB

Maidi Resmi Jadi Tersangka, Gerindra Jatim: Walikota Madiun Bukan Kader Partai !

Foto: Walikota Madiun Maidi
Foto: Walikota Madiun Maidi

selalu.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur menegaskan bahwa Wali Kota Madiun Maidi yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan merupakan kader resmi partainya. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik pasca penindakan KPK.

 

Baca Juga: Korupsi Senyap Kebun Binatang Surabaya Sejak 13 Tahun Lalu, Kini Terbongkar

Bendahara DPD Gerindra Jatim, Ferdians Reza Alvisa, menyatakan pada Selasa (20/1/2026) bahwa Maidi belum terdaftar sebagai anggota resmi dan belum mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra. "Belum memiliki KTA," ujarnya.

 

Menurut Ferdians, Maidi memang sempat menyampaikan keinginan untuk bergabung dengan Gerindra dan tengah mengikuti tahapan fit and proper test sebagai calon Ketua DPC Gerindra Kota Madiun. Namun, proses tersebut belum berujung pada pengesahan keanggotaan resmi. "Sampai saat ini, baik DPP, DPD, maupun DPC Gerindra belum menerbitkan KTA atas nama bersangkutan," jelasnya.

 

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di wilayah Kota Madiun pada Senin (19/1/2026), di mana penyidik mengamankan 15 orang termasuk Wali Kota Maidi. Setelah pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, pihaknya menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Ini Dalihnya

 

"Pertama adalah kepala daerah atau Wali Kota Madiun, kemudian dua aparatur sipil negara (ASN), dan enam lainnya dari pihak swasta," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (20/1/2026).

 

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Perhatian publik juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Maidi yang tercatat di KPK. Total kekayaannya mencapai Rp16,926 miliar, yang merupakan hasil dari total aset Rp18,225 miliar dikurangi utang Rp1,299 miliar.

 

Kekayaan Maidi didominasi oleh 19 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp16 miliar yang tersebar di kampung halamannya. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan bernilai total Rp647 juta antara lain Nissan Grand Livina, Honda CR-V, dan Toyota Innova Reborn, serta harta bergerak lainnya senilai Rp95,825 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp1,408 miliar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Jenazah Cak Awi diberangkatkan dari Jakarta pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 siang menggunakan pesawat menuju Surabaya.

Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bendera setengah tiang itu dipasang untuk penghormatan terakhir kepada Cak Awi.

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.