Kamis, 03 Sep 2026 16:42 WIB

Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Mufti Ajak Publik Perkuat Toleransi

Mufti Anam saat memberi paparan dalam sosialisasi yang digelar pada 23 Februari 2026 di Kabupaten Pasuruan.
Mufti Anam saat memberi paparan dalam sosialisasi yang digelar pada 23 Februari 2026 di Kabupaten Pasuruan.

selalu.id - Anggota MPR RI, Mufti Anam, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada 23 Februari 2026 di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan dihadiri warga dari berbagai kalangan.

Dalam paparannya, Mufti menilai Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Ia menyinggung sejumlah isu global seperti dinamika geopolitik, persoalan ketahanan pangan, hingga tekanan ekonomi dan sosial yang turut dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, kondisi tersebut membuat nilai-nilai kebangsaan tetap relevan sebagai pedoman bersama dalam menjaga arah pembangunan bangsa.

Baca Juga: Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Ia menambahkan bahwa situasi ekonomi yang tidak selalu stabil membutuhkan solidaritas sosial yang lebih kuat. Dalam pandangannya, Empat Pilar Kebangsaan dapat menjadi fondasi penting untuk mempererat persatuan nasional sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tengah perubahan yang terus terjadi.

Mufti juga menjelaskan bahwa istilah Empat Pilar Kebangsaan mulai diperkenalkan secara luas pada masa kepemimpinan almarhum Taufiq Kiemas ketika menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 2009–2014. Konsep tersebut mencakup empat unsur utama, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

Menurutnya, Pancasila merupakan landasan utama negara sekaligus pedoman nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengingatkan bahwa gagasan tersebut digali oleh Soekarno dari kekayaan budaya Nusantara dan disampaikan kepada publik melalui pidato bersejarah pada 1 Juni 1945.

Selain membahas nilai kebangsaan, Mufti juga mendorong masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Ia menilai perhatian terhadap kondisi tetangga maupun warga sekitar merupakan langkah sederhana yang dapat memperkuat ketahanan sosial, terutama saat masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

Baca Juga: Gegara Sampah, Tempat Usaha Servis Elektronik dan Laundry di Pandaan Ludes Terbakar

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta saling menghormati di tengah keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat Indonesia. Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang harus terus dijaga demi memastikan stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional.

“Keberagaman adalah kekuatan yang mempersatukan bangsa. Jika persatuan tetap terjaga, berbagai tujuan pembangunan akan lebih mudah diwujudkan,” ujar Mufti.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Lagi Kak Tapi Tipis Banget, Ini Rinciannya

Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam berada di level Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.