Sabtu, 06 Jun 2026 05:05 WIB

Pemkot Surabaya Klaim Stok Pangan Cukup hingga Delapan Bulan ke Depan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Des 2025 17:13 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Pahlawan dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan pemantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah, stok pangan Surabaya dipastikan mencukupi hingga delapan bulan ke depan.

Untuk menjaga stabilitas tersebut, Pemkot Surabaya bersama TPID dan Satgas Pangan Kepolisian mengintensifkan pengawasan harga, distribusi, dan keamanan pangan di sejumlah titik strategis, mulai dari pasar tradisional, pangkalan LPG, toko modern, hingga distributor minyak goreng, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Surabaya, Agung Supriyo Wibowo, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil. Sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan.

“Untuk saat ini relatif tidak ada harga yang naik. Cabai sudah turun, cabai keriting sekarang Rp60 ribu per kilogram, cabai besar Rp35 ribu per kilogram. Telur juga turun dari Rp33 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram,” ujar Agung.

Harga daging sapi masih terjaga stabil. Daging sapi kualitas premium berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram, sedangkan daging non premium berkisar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam mengalami penurunan.

“Kalau ayam turun sekitar Rp5 ribu. Dari sebelumnya Rp38 ribu per kilogram, sekarang di angka Rp33 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Dari sisi ketersediaan, Agung memastikan stok beras di Surabaya berada dalam kondisi sangat aman. Meski terjadi pergeseran minat masyarakat dari beras SPHP ke beras premium, cadangan pangan kota tetap mencukupi. Berdasarkan indeks kecukupan pangan sebesar 8,3, stok pangan Surabaya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan ke depan.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Terkait minyak goreng, khususnya MinyaKita, Agung mengakui tingginya permintaan membuat produk tersebut cepat habis di pasaran. Namun, pasokan minyak goreng secara umum masih dalam kondisi aman.

“MinyaKita ini peminatnya tinggi. Setiap pabrik sudah ada jatah distribusi, tapi menyebar ke berbagai daerah. Secara umum stok minyak goreng di Surabaya masih aman,” jelasnya.

Dalam kegiatan pengawasan tersebut, Pemkot Surabaya juga melibatkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Balai Pengawas Obat dan Makanan untuk memastikan keamanan pangan. Pemeriksaan meliputi izin edar, kondisi kemasan, hingga potensi produk kedaluwarsa di pasar tradisional dan toko modern.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Sejauh ini temuan masih dalam batas wajar, seperti kemasan penyok di beberapa toko modern. Tidak ada temuan signifikan yang membahayakan konsumen,” ungkap Agung.

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan menjelang Natal dan Tahun Baru. Menurut Agung, ketersediaan bahan pokok yang aman perlu diimbangi dengan pola belanja yang bijak.

“Kami mohon masyarakat tidak berbelanja berlebihan. Pembelian berlebih bisa berujung pemborosan dan food loss. Stok aman dan mudah didapat, jadi tidak perlu khawatir,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.