Rabu, 22 Jul 2026 22:07 WIB

Paman Korban Mahasiswi UMM Desak Penegak Hukum Terapkan Hukuman Mati

selalu.id – Keluarga Faradila Amelia Najwa (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tewas, mendatangi Mapolda Jawa Timur untuk menyampaikan tuntutan agar penegak hukum menjatuhkan hukuman maksimal kepada para tersangka.

Paman korban, Agus Subiyanto, datang bersama tim kuasa hukum dan menyatakan keluarga menolak segala bentuk keringanan hukuman dalam perkara tersebut.

Baca Juga: Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

“Kami meminta hukuman paling berat sesuai hukum yang berlaku. Bagi kami, perbuatan ini sangat kejam dan tidak bisa ditoleransi,” ujar Agus di Mapolda Jatim.

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan Bripka Agus Sulaiman, yang merupakan kakak ipar korban, sebagai tersangka. Selain itu, satu orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini tengah menjalani proses hukum.

Agus menyebut kematian keponakannya telah memberikan dampak besar bagi keluarga. Ia juga menduga peristiwa tersebut bukan tindakan spontan, melainkan dilakukan secara terencana.

“Kami mendesak penyidik dan jaksa nantinya untuk menerapkan pasal-pasal terberat agar peristiwa ini diusut secara tuntas,” katanya.

Baca Juga: Terbongkar, Mayat Wanita di Dalam Sumur Probolinggo Merupakan Korban Pembunuhan 

Kuasa hukum korban, Samsudin, menyatakan berdasarkan fakta awal yang dikumpulkan timnya, terdapat dugaan bahwa peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan kematian, tetapi juga disertai tindak kekerasan lain.

“Dari data awal yang kami pelajari, perkara ini patut didalami sebagai dugaan pembunuhan berencana dan penganiayaan berat. Semua harus dibuka secara transparan sesuai proses hukum,” ujar Samsudin.

Sementara itu, Ketua Tim LBH Lira Jawa Timur, Alexander Kurniadi, menyatakan pihaknya mendukung penuh proses penyidikan yang sedang berjalan. Ia menyebut timnya telah menyerahkan sejumlah data tambahan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

Baca Juga: 7 Fakta Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya, Nomor 4 dan 5 Bikin Penasaran

“Hari ini kami juga menyampaikan tambahan informasi dan barang pendukung agar penyidikan berjalan lebih komprehensif,” katanya.

Polda Jawa Timur hingga kini masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing tersangka, motif, serta pasal yang akan diterapkan dalam perkara kematian mahasiswi UMM tersebut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.