Kamis, 04 Jun 2026 22:39 WIB

Paman Korban Mahasiswi UMM Desak Penegak Hukum Terapkan Hukuman Mati

selalu.id – Keluarga Faradila Amelia Najwa (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tewas, mendatangi Mapolda Jawa Timur untuk menyampaikan tuntutan agar penegak hukum menjatuhkan hukuman maksimal kepada para tersangka.

Paman korban, Agus Subiyanto, datang bersama tim kuasa hukum dan menyatakan keluarga menolak segala bentuk keringanan hukuman dalam perkara tersebut.

Baca Juga: Melihat Dari Dekat Penganiayaan hingga Pembunuhan Istri dan Mertua di Mojokerto

“Kami meminta hukuman paling berat sesuai hukum yang berlaku. Bagi kami, perbuatan ini sangat kejam dan tidak bisa ditoleransi,” ujar Agus di Mapolda Jatim.

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan Bripka Agus Sulaiman, yang merupakan kakak ipar korban, sebagai tersangka. Selain itu, satu orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini tengah menjalani proses hukum.

Agus menyebut kematian keponakannya telah memberikan dampak besar bagi keluarga. Ia juga menduga peristiwa tersebut bukan tindakan spontan, melainkan dilakukan secara terencana.

“Kami mendesak penyidik dan jaksa nantinya untuk menerapkan pasal-pasal terberat agar peristiwa ini diusut secara tuntas,” katanya.

Baca Juga: Tak Sampai Setengah Hari, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Sukomanunggal

Kuasa hukum korban, Samsudin, menyatakan berdasarkan fakta awal yang dikumpulkan timnya, terdapat dugaan bahwa peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan kematian, tetapi juga disertai tindak kekerasan lain.

“Dari data awal yang kami pelajari, perkara ini patut didalami sebagai dugaan pembunuhan berencana dan penganiayaan berat. Semua harus dibuka secara transparan sesuai proses hukum,” ujar Samsudin.

Sementara itu, Ketua Tim LBH Lira Jawa Timur, Alexander Kurniadi, menyatakan pihaknya mendukung penuh proses penyidikan yang sedang berjalan. Ia menyebut timnya telah menyerahkan sejumlah data tambahan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

Baca Juga: Sekuriti Perumahan di Surabaya Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

“Hari ini kami juga menyampaikan tambahan informasi dan barang pendukung agar penyidikan berjalan lebih komprehensif,” katanya.

Polda Jawa Timur hingga kini masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing tersangka, motif, serta pasal yang akan diterapkan dalam perkara kematian mahasiswi UMM tersebut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.