Rabu, 22 Jul 2026 14:24 WIB

Video Wali Kota Eri Menari Sandur Viral, Akademisi Sebut Politik Simbol Tak Cukup

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Des 2025 10:17 WIB

selalu.id – Video yang memperlihatkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut menari dalam pertunjukan kesenian Sandur Madura viral di media sosial. Cuplikan tersebut ramai dibagikan dan memunculkan beragam respons publik, mulai dari apresiasi hingga kritik terkait posisi kesenian tradisional di ruang publik Surabaya.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Sosiolog Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Andri Arianto, menilai viralnya video tersebut tidak terlepas dari persoalan lebih mendasar tentang bagaimana kebudayaan ditempatkan dalam kebijakan kota, khususnya di tengah karakter Surabaya sebagai kota multikultural.

 

“Surabaya memang tumbuh dari perjumpaan berbagai etnis dan tradisi. Tapi pengakuan terhadap kebudayaan tidak cukup berhenti pada simbol atau momen seremonial,” kata Andri, Jumat (19/12/2025).

 

Menurut Andri, sejarah Surabaya sebagai kota pelabuhan dan pusat perdagangan membentuk masyarakat yang majemuk, termasuk berkembangnya kesenian dari komunitas pendatang seperti Sandur Madura. Seni pertunjukan rakyat ini memadukan tari, musik, dialog, humor, dan kritik sosial, yang dibawa melalui migrasi masyarakat Madura dan tumbuh di kawasan kampung urban.

 

Namun, dalam praktiknya, keberadaan Sandur di ruang kota dinilai semakin terbatas. Andri menyebut pertunjukan Sandur kini jarang tampil di ruang publik, baik karena minimnya regenerasi seniman maupun terbatasnya akses terhadap panggung kebudayaan yang setara.

 

“Sandur di Surabaya lebih sering bertahan di lingkup komunitas. Ia hidup, tetapi tidak benar-benar diberi ruang dalam agenda kebudayaan kota,” ujarnya.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Di tingkat komunitas, Sandur masih berfungsi sebagai media solidaritas sosial warga. Namun perubahan tata ruang kota memaksa kesenian ini beradaptasi, mulai dari pemendekan durasi pertunjukan, penyesuaian tema cerita dengan konteks urban, hingga pemindahan lokasi pentas ke balai warga atau acara tertentu.

 

Andri juga menyoroti faktor sosial yang turut memengaruhi keberlanjutan kesenian tersebut. Stereotip terhadap etnis tertentu, menurutnya, kerap berdampak pada tidak meratanya perhatian terhadap kesenian yang mereka bawa.

 

“Ini bukan hanya soal Sandur, tapi tentang bagaimana kota memperlakukan keberagaman budaya secara adil,” tegasnya.

 

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Ia menilai viralnya video tarian Sandur seharusnya menjadi momentum evaluasi kebijakan kebudayaan, bukan sekadar euforia di media sosial.

 

“Jika kota hanya berhenti pada simbol, maka kesenian tradisi berisiko kehilangan generasi penerus. Politik budaya seharusnya hadir dalam bentuk kebijakan, bukan hanya gestur,” ujarnya.

 

Andri menambahkan, Surabaya merupakan ruang pertemuan antara tradisi dan modernitas. Tanpa upaya serius membuka ruang ekspresi yang berkelanjutan, kesenian tradisional seperti Sandur berpotensi terus terpinggirkan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.