Rabu, 11 Feb 2026 01:33 WIB

Oknum Jaksa Sidoarjo Diduga Pesta Sabu, Kajati: Jika Terbukti Ditindak Tegas

selalu.id – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol merespons kabar dugaan oknum jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo yang disebut melakukan pesta sabu dan tidak masuk kerja selama 40 hari.

 

Baca Juga: Uang Kas Rp 4,6 Miliar Dipakai Trading Kripto, Mantan Kepala Unit BRI Jombang Ditahan

Agus Sahat menyampaikan pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Selain itu, jaksa yang bersangkutan, Ardhi Padma Yudha Kottama, telah menjalani tes urine.

 

“Kami sudah klarifikasi ke Kajari Sidoarjo. Saat ini sedang dilakukan tes urine. Hasilnya saya belum mengetahui, nanti akan saya cek lagi. Kalau memang hasilnya positif maka akan kita tindak tegas,” ujar Agus Sahat, Rabu (17/12/2025).

 

Ardhi Padma Yudha Kottama diketahui bertugas di bidang pidana khusus. Kajati menyebut, selama ini Ardhi dikenal sebagai jaksa yang produktif dan pernah membawa Kejari Sidoarjo meraih penghargaan peringkat pertama nasional dari KPK untuk penanganan perkara korupsi kategori Kejari Tipe A.

 

Namun, Agus Sahat mengakui bahwa belakangan Ardhi kerap terlihat linglung dan bingung. Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh penyalahgunaan narkotika.

 

Baca Juga: Modus Alat Kontrasepsi, Jaringan Sabu ke Lapas Mojokerto Terungkap

“Dia memang berobat ke RS Menur, dan hasil pemeriksaan bukan karena obat-obatan terlarang. Ada faktor lain yang menjadi penyebabnya, meskipun saya kurang detail hasilnya,” katanya. Ia menambahkan, informasi lebih lengkap terkait hasil pemeriksaan dapat ditanyakan langsung kepada Kajari Sidoarjo.

 

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sidoarjo Hadi Sucipto SH MH membantah kabar dugaan pesta sabu tersebut. “Hal itu tidak benar mas,” tegas Hadi saat dikonfirmasi selalu.id.

 

Terkait kabar tidak masuk kerja selama 40 hari, Kajati Jatim menyatakan bahwa Ardhi telah mengajukan surat izin karena alasan sakit. Agus Sahat juga menepis dugaan penggunaan sabu dari barang bukti perkara yang ditangani Ardhi.

Baca Juga: Sabu Diselipkan di Miss V Saat Kunjungan, Lapas Mojokerto Gagalkan Penyelundupan

 

Menurutnya, Ardhi hanya menangani perkara pidana khusus. Sementara pengelolaan barang bukti narkotika dilakukan secara ketat dan umumnya langsung dimusnahkan.

 

Kabar dugaan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Informasi yang beredar menyebut Ardhi diduga pesta sabu bersama beberapa oknum jaksa lain di sebuah apartemen di kawasan Sun City Sidoarjo, serta dikabarkan menjalani perawatan di RSJ Menur Surabaya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.