Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Tak Ada Kembang Api, Pemkot Surabaya Isi Tahun Baru dengan Doa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Des 2025 09:51 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya mengimbau masyarakat merayakan pergantian Tahun Baru secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan. Warga diminta menghindari konvoi kendaraan, penggunaan knalpot bising, serta perayaan yang terpusat di satu lokasi demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, perayaan Tahun Baru sebaiknya dilaksanakan di lingkungan masing-masing, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Pola tersebut dinilai lebih aman dan efektif untuk meminimalkan potensi kemacetan serta gangguan ketertiban umum.

 

“Perayaan tidak perlu terpusat di satu titik. Cukup di wilayah masing-masing agar tidak menimbulkan kerawanan dan kemacetan,” ujar Eri, Senin (15/12/2025).

 

Selain menjaga kondusivitas kota, Eri juga mengajak masyarakat menumbuhkan kepedulian sosial dengan mengalihkan sebagian anggaran perayaan untuk membantu warga yang terdampak musibah.

 

“Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus menjadi nilai utama dalam menyambut tahun yang baru,” katanya.

 

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Surabaya telah menyiapkan surat edaran sebagai pedoman pengamanan dan ketertiban. Surat edaran tersebut masih menunggu penyesuaian dengan kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

 

Meski demikian, Eri memastikan secara prinsip pengamanan jalan, pengawasan tempat hiburan malam, serta rekayasa lalu lintas akan mengacu pada pola pengamanan yang diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.

 

“Pengaturan teknisnya kurang lebih sama, tinggal menyesuaikan kebijakan pusat,” jelasnya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Untuk pengamanan ibadah Natal, Pemkot Surabaya akan bersinergi dengan kepolisian dan Forkopimda, termasuk pengamanan akses masuk gereja serta area parkir, guna memastikan ibadah berjalan aman dan khidmat.

 

Sementara itu, pada malam pergantian Tahun Baru, Pemkot Surabaya memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api di Balai Kota. Sebagai gantinya, pemerintah kota akan mengadakan doa bersama sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.

 

“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Surabaya dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan,” pungkas Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter.