Senin, 07 Sep 2026 06:09 WIB

Komplotan Pengoplos Elpiji Subsidi ke Non Subsidi Dibekuk di Surabaya, Raup Untung Rp 2,25 Miliar

Tersangka saat di Polrestabes Surabaya
Tersangka saat di Polrestabes Surabaya

selalu.id - Polrestabes Surabaya membongkar kasus penyuntikan atau pengoplosan elpiji subsidi 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. Empat orang tersangka dibekuk dan diduga telah beroperasi selama lima bulan dengan meraih keuntungan hingga miliaran rupiah.

Keempat tersangka yang berdomisili Kabupaten Pasuruan adalah SA (26, sopir), S (65, kernet), H (37, sopir), dan AB (47, pemilik usaha). Target pasar mereka meliputi Surabaya, Pasuruan, dan Malang.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, tersangka membutuhkan empat tabung elpiji 3 kg untuk menghasilkan satu tabung 12 kg. Dalam sehari, mereka mampu memproduksi sekitar 300 tabung yang kemudian dijual seharga Rp120 ribu per buah, dengan keuntungan Rp50 ribu per tabung.

Pengungkapan kasus ini dimulai dari informasi yang diterima polisi pada Kamis (4/12) lalu tentang kendaraan pikap yang mengangkut elpiji 12 kg hasil suntikan. "Kalau dalam lima bulan, keuntungan kotornya mencapai Rp2,25 miliar," ujarnya Kamis (11/12/2025).

Tim kemudian melakukan pembuntutan dan memeriksa sebuah mobil di Jalan Kenjeran, Tambaksari, menemukan 96 tabung elpiji 12 kg yang terbukti hasil penyuntikan. Awalnya, polisi mengamankan tiga orang yang kemudian mengakui proses injek dilakukan di gudang di Desa Pakeyongan, Baujeng, Pandaan, Pasuruan.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Tim bergerak ke lokasi tersebut dan menemukan ratusan tabung elpiji 3 kg dan 12 kg yang siap diedarkan. Selanjutnya, AB sebagai pemilik gudang dan pemodal juga dibekuk. "Ada lima orang pengoplos lain yang ditetapkan sebagai DPO," pungkas Kapolrestabes Surabaya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.