Sabtu, 24 Okt 2026 16:16 WIB

Komplotan Pengoplos Elpiji Subsidi ke Non Subsidi Dibekuk di Surabaya, Raup Untung Rp 2,25 Miliar

Tersangka saat di Polrestabes Surabaya
Tersangka saat di Polrestabes Surabaya

selalu.id - Polrestabes Surabaya membongkar kasus penyuntikan atau pengoplosan elpiji subsidi 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. Empat orang tersangka dibekuk dan diduga telah beroperasi selama lima bulan dengan meraih keuntungan hingga miliaran rupiah.

Keempat tersangka yang berdomisili Kabupaten Pasuruan adalah SA (26, sopir), S (65, kernet), H (37, sopir), dan AB (47, pemilik usaha). Target pasar mereka meliputi Surabaya, Pasuruan, dan Malang.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, tersangka membutuhkan empat tabung elpiji 3 kg untuk menghasilkan satu tabung 12 kg. Dalam sehari, mereka mampu memproduksi sekitar 300 tabung yang kemudian dijual seharga Rp120 ribu per buah, dengan keuntungan Rp50 ribu per tabung.

Pengungkapan kasus ini dimulai dari informasi yang diterima polisi pada Kamis (4/12) lalu tentang kendaraan pikap yang mengangkut elpiji 12 kg hasil suntikan. "Kalau dalam lima bulan, keuntungan kotornya mencapai Rp2,25 miliar," ujarnya Kamis (11/12/2025).

Tim kemudian melakukan pembuntutan dan memeriksa sebuah mobil di Jalan Kenjeran, Tambaksari, menemukan 96 tabung elpiji 12 kg yang terbukti hasil penyuntikan. Awalnya, polisi mengamankan tiga orang yang kemudian mengakui proses injek dilakukan di gudang di Desa Pakeyongan, Baujeng, Pandaan, Pasuruan.

Baca Juga: Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Tim bergerak ke lokasi tersebut dan menemukan ratusan tabung elpiji 3 kg dan 12 kg yang siap diedarkan. Selanjutnya, AB sebagai pemilik gudang dan pemodal juga dibekuk. "Ada lima orang pengoplos lain yang ditetapkan sebagai DPO," pungkas Kapolrestabes Surabaya.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Harga Gabah Tembus 8.000, Petani Untung di Tengah Panen Raya Nganjuk

Mereka berharap tren harga tinggi ini bertahan hingga akhir musim panen, agar bisa menutupi biaya produksi yang juga ikut naik.

8 Rekomendasi Wisata Cocok Buat Liburan Keluarga di Mojokerto

Mulai dari kolam air biasa, air panas alami, sampai waterpark mini, semua ada.

Sejarah, Veda Ega Pratama Pole Position di Moto3 Phillip Island Australia

Besok Veda start di posisi pertama.

Top 5 Berita: Jejak Soetomo hingga Imam Mahdi di Bangkalan

Pembaca mencari berita tentang sejarah, pemerintahan dan kriminal.

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.