Jumat, 05 Jun 2026 22:06 WIB

Geger 15 Siswa Positif Narkoba, Jalan Kunti Jadi Zona Merah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Nov 2025 18:32 WIB
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id – Temuan 15 siswa SMP di kawasan Jalan Kunti yang positif narkoba menegaskan wilayah tersebut masih menjadi zona rawan peredaran narkotika di Surabaya.

 

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Pemerintah Kota Surabaya memastikan penanganan tidak berhenti pada hasil tes urine. Intervensi dilakukan di sekolah, keluarga, dan lingkungan permukiman.

 

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa langkah awal pemerintah adalah memastikan hak pendidikan para siswa tidak terputus.

 

“Anak-anak tetap mendapatkan pendampingan. Ini masa depan mereka, jadi tidak boleh sampai terputus sekolahnya,” ujarnya.

 

Pendampingan dilakukan bersama guru BK, wali kelas, psikolog Unair, dan DP3A. Yusuf menjelaskan bahwa sekolah-sekolah di kawasan Kunti sudah lama berada dalam pantauan Dispendik dan BNN. Program Sekolah Bersinar, edukasi bahaya narkoba, dan penguatan karakter telah dijalankan secara berkala.

 

“Kawasan itu memang rawan, tapi sekolah sudah mendapat intervensi. Ada penguatan karakter, edukasi gadget sehat, hingga pembiasaan kegiatan positif oleh guru agama dan BK,” terangnya.

 

Ia menyebut tes urine berkala berpotensi diperluas melalui koordinasi BNN.

 

“Itu sudah kami persiapkan. Ada tahapannya. Di beberapa SD dan SMP sudah berjalan melalui program Sekolah Bersinar,” katanya.

 

Yusuf mengingatkan bahwa jam rawan justru berada di rumah.

 

“Jadi orang tua harus ikut mendampingi,” tegasnya.

 

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Madura, Sita 42,924 Gram Sabu

Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dilihat sebagai kesalahan anak semata. Ia menyebut faktor lingkungan rumah dan pola asuh dapat ikut berpengaruh.

 

“Bisa jadi ada faktor lingkungan rumah atau pola asuh. Jadi pendekatannya tidak menyalakan anak, tapi memulihkan,” ujar Ida.

 

Hasil asesmen menunjukkan satu siswa terindikasi menggunakan narkoba secara rutin sehingga harus menjalani rehabilitasi inap.

 

“Yang lainnya masih taraf coba-coba. Tapi satu ini harus direhab inap, treatment-nya berbeda,” jelasnya.

 

DP3A memastikan proses belajar siswa tetap diatur melalui sistem daring maupun antar jemput.

 

Baca Juga: Polres Pasuruan Bongkar Peredaran Nakorba Tingkat Kecamatan, 37,726 Gram Sabu Disita

DP3A bersama kelurahan, kecamatan, dan BNN telah menggelar sosialisasi serta patroli edukasi di kawasan Kunti. Intervensi lingkungan akan diperluas dengan melibatkan Kader Surabaya Hebat.

 

“Satu KSH menangani 20 rumah. Dari monitoring mereka bisa terbaca apakah ada indikasi anak terpapar,” katanya.

 

Ida menegaskan pentingnya menjaga identitas siswa dan meningkatkan kewaspadaan keluarga.

 

“BNN sudah menyampaikan tanda-tanda fisik anak pemakai, dan orang tua harus lebih aware,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa penyalahgunaan narkoba pada anak termasuk kategori kekerasan nonfisik sehingga penanganannya mengikuti SOP perlindungan anak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.