Kamis, 22 Okt 2026 10:34 WIB

Geger 15 Siswa Positif Narkoba, Jalan Kunti Jadi Zona Merah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Nov 2025 18:32 WIB
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id – Temuan 15 siswa SMP di kawasan Jalan Kunti yang positif narkoba menegaskan wilayah tersebut masih menjadi zona rawan peredaran narkotika di Surabaya.

 

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Pemerintah Kota Surabaya memastikan penanganan tidak berhenti pada hasil tes urine. Intervensi dilakukan di sekolah, keluarga, dan lingkungan permukiman.

 

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa langkah awal pemerintah adalah memastikan hak pendidikan para siswa tidak terputus.

 

“Anak-anak tetap mendapatkan pendampingan. Ini masa depan mereka, jadi tidak boleh sampai terputus sekolahnya,” ujarnya.

 

Pendampingan dilakukan bersama guru BK, wali kelas, psikolog Unair, dan DP3A. Yusuf menjelaskan bahwa sekolah-sekolah di kawasan Kunti sudah lama berada dalam pantauan Dispendik dan BNN. Program Sekolah Bersinar, edukasi bahaya narkoba, dan penguatan karakter telah dijalankan secara berkala.

 

“Kawasan itu memang rawan, tapi sekolah sudah mendapat intervensi. Ada penguatan karakter, edukasi gadget sehat, hingga pembiasaan kegiatan positif oleh guru agama dan BK,” terangnya.

 

Ia menyebut tes urine berkala berpotensi diperluas melalui koordinasi BNN.

 

“Itu sudah kami persiapkan. Ada tahapannya. Di beberapa SD dan SMP sudah berjalan melalui program Sekolah Bersinar,” katanya.

 

Yusuf mengingatkan bahwa jam rawan justru berada di rumah.

 

“Jadi orang tua harus ikut mendampingi,” tegasnya.

 

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dilihat sebagai kesalahan anak semata. Ia menyebut faktor lingkungan rumah dan pola asuh dapat ikut berpengaruh.

 

“Bisa jadi ada faktor lingkungan rumah atau pola asuh. Jadi pendekatannya tidak menyalakan anak, tapi memulihkan,” ujar Ida.

 

Hasil asesmen menunjukkan satu siswa terindikasi menggunakan narkoba secara rutin sehingga harus menjalani rehabilitasi inap.

 

“Yang lainnya masih taraf coba-coba. Tapi satu ini harus direhab inap, treatment-nya berbeda,” jelasnya.

 

DP3A memastikan proses belajar siswa tetap diatur melalui sistem daring maupun antar jemput.

 

Baca Juga: Ini Tampang dan Nama Alumni Cak Surabaya yang Ditangkap Kasus Sabu

DP3A bersama kelurahan, kecamatan, dan BNN telah menggelar sosialisasi serta patroli edukasi di kawasan Kunti. Intervensi lingkungan akan diperluas dengan melibatkan Kader Surabaya Hebat.

 

“Satu KSH menangani 20 rumah. Dari monitoring mereka bisa terbaca apakah ada indikasi anak terpapar,” katanya.

 

Ida menegaskan pentingnya menjaga identitas siswa dan meningkatkan kewaspadaan keluarga.

 

“BNN sudah menyampaikan tanda-tanda fisik anak pemakai, dan orang tua harus lebih aware,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa penyalahgunaan narkoba pada anak termasuk kategori kekerasan nonfisik sehingga penanganannya mengikuti SOP perlindungan anak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.