Selasa, 10 Feb 2026 13:11 WIB

Benowo Jadi Fokus Perbaikan, Pemkot Surabaya Tutup Total Drainase untuk Pekerjaan Besar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Nov 2025 13:21 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penyelesaian proyek drainase di berbagai titik menjelang puncak musim hujan. Hingga awal November 2025, progres pekerjaan mencapai 70 persen.

 

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan percepatan dilakukan agar seluruh proyek rampung sebelum Januari–Februari 2026, saat curah hujan diperkirakan berada di puncaknya.

 

“Untuk saat ini, paket-paket pekerjaan drainase sudah 70 persen kita selesaikan. Sekitar 20 persen lagi ditarget selesai akhir November, sisanya insyaallah rampung Desember,” kata Syamsul, Selasa (4/11/2025).

 

Salah satu proyek terbesar yang kini dikebut berada di kawasan Benowo, Surabaya Barat. Pekerjaan di titik ini dilakukan dengan metode penutupan total saluran untuk memaksimalkan hasil pembangunan.

 

“Yang selesai Desember itu proyek-proyek besar, seperti drainase Benowo. Karena pengerjaan besar ini harus menutup total salurannya,” jelas Syamsul.

 

Penutupan total saluran membuat aliran air sementara dialihkan menggunakan pompa portable. Namun kapasitas pompa tidak sebesar aliran alami, sehingga dapat menimbulkan genangan sementara di sekitar lokasi proyek.

 

“Kalau ditutup total, otomatis air cuma bisa kita alihkan pakai pompa. Tapi kapasitasnya kecil dibandingkan aliran alami. Makanya di sekitar Pondok Benowo Indah (PBI) itu bisa ada potensi genangan kalau belum selesai,” ujarnya.

 

Menurut Syamsul, tantangan terbesar berasal dari ketidakpastian cuaca. Berdasarkan data BMKG, pola hujan tahun ini masih serupa dengan tahun sebelumnya. Karena itu, seluruh proyek ditarget selesai sebelum hujan deras mengguyur kota.

Baca Juga: Banjir Belum Tuntas, Sepanjang 2025 Surabaya Bangun 5 Rumah Pompa dan 56 Km Drainase

 

“Puncak hujan diprediksi Januari–Februari. Makanya kita kebut semua pekerjaan di November,” katanya.

 

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, DSDABM berkoordinasi intens dengan BMKG. Peringatan dini hujan ekstrem dipantau setiap jam melalui komunikasi langsung.

 

“Prediksi BMKG global kita jadikan acuan. Kalau ada peringatan dua-tiga jam sebelumnya, semua tim lapangan harus siap, rumah pompa langsung dikosongkan salurannya,” tegasnya.

 

Baca Juga: Surabaya Gaspol Atasi Banjir Lewat Drainase Baru dan Pompa Nonstop

Saat tanda-tanda hujan lebat muncul, seluruh rumah pompa dan petugas lapangan disiagakan penuh melalui sistem komunikasi radio dan pemantauan real time.

 

“Begitu terdeteksi awan hujan mengarah ke Surabaya, semua petugas harus standby. Rumah pompa disiagakan penuh, komunikasi kita pakai HT,” kata Syamsul.

 

Ia berharap cuaca hingga akhir November tetap bersahabat agar seluruh proyek dapat selesai sesuai jadwal.

 

“Kami mohon doanya mudah-mudahan hujannya tidak terlalu deras, jadi proyek bisa selesai sesuai target,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan.

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Peserta yang lolos akan melanjutkan tahap pemberkasan daring, termasuk pengisian rekening atas nama siswa penerima beasiswa.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.