Kamis, 22 Okt 2026 03:02 WIB

Benowo Jadi Fokus Perbaikan, Pemkot Surabaya Tutup Total Drainase untuk Pekerjaan Besar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Nov 2025 13:21 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penyelesaian proyek drainase di berbagai titik menjelang puncak musim hujan. Hingga awal November 2025, progres pekerjaan mencapai 70 persen.

 

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan percepatan dilakukan agar seluruh proyek rampung sebelum Januari–Februari 2026, saat curah hujan diperkirakan berada di puncaknya.

 

“Untuk saat ini, paket-paket pekerjaan drainase sudah 70 persen kita selesaikan. Sekitar 20 persen lagi ditarget selesai akhir November, sisanya insyaallah rampung Desember,” kata Syamsul, Selasa (4/11/2025).

 

Salah satu proyek terbesar yang kini dikebut berada di kawasan Benowo, Surabaya Barat. Pekerjaan di titik ini dilakukan dengan metode penutupan total saluran untuk memaksimalkan hasil pembangunan.

 

“Yang selesai Desember itu proyek-proyek besar, seperti drainase Benowo. Karena pengerjaan besar ini harus menutup total salurannya,” jelas Syamsul.

 

Penutupan total saluran membuat aliran air sementara dialihkan menggunakan pompa portable. Namun kapasitas pompa tidak sebesar aliran alami, sehingga dapat menimbulkan genangan sementara di sekitar lokasi proyek.

 

“Kalau ditutup total, otomatis air cuma bisa kita alihkan pakai pompa. Tapi kapasitasnya kecil dibandingkan aliran alami. Makanya di sekitar Pondok Benowo Indah (PBI) itu bisa ada potensi genangan kalau belum selesai,” ujarnya.

 

Menurut Syamsul, tantangan terbesar berasal dari ketidakpastian cuaca. Berdasarkan data BMKG, pola hujan tahun ini masih serupa dengan tahun sebelumnya. Karena itu, seluruh proyek ditarget selesai sebelum hujan deras mengguyur kota.

Baca Juga: Revitalisasi Infiltrasi (R-I): Menangkap Air, Menangkap Masa Depan Surabaya

 

“Puncak hujan diprediksi Januari–Februari. Makanya kita kebut semua pekerjaan di November,” katanya.

 

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, DSDABM berkoordinasi intens dengan BMKG. Peringatan dini hujan ekstrem dipantau setiap jam melalui komunikasi langsung.

 

“Prediksi BMKG global kita jadikan acuan. Kalau ada peringatan dua-tiga jam sebelumnya, semua tim lapangan harus siap, rumah pompa langsung dikosongkan salurannya,” tegasnya.

 

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Saat tanda-tanda hujan lebat muncul, seluruh rumah pompa dan petugas lapangan disiagakan penuh melalui sistem komunikasi radio dan pemantauan real time.

 

“Begitu terdeteksi awan hujan mengarah ke Surabaya, semua petugas harus standby. Rumah pompa disiagakan penuh, komunikasi kita pakai HT,” kata Syamsul.

 

Ia berharap cuaca hingga akhir November tetap bersahabat agar seluruh proyek dapat selesai sesuai jadwal.

 

“Kami mohon doanya mudah-mudahan hujannya tidak terlalu deras, jadi proyek bisa selesai sesuai target,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.