Kamis, 22 Okt 2026 18:03 WIB

DPRD Soroti Dana Daerah Rp750 Miliar di Bank Jatim, Dorong Pemkot Perkuat BPR Sendiri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Okt 2025 13:20 WIB
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochammad Machmud
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochammad Machmud

selalu.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) tidak hanya menempatkan dana daerah di Bank Jatim, tetapi juga memanfaatkan Bank Perkreditan Rakyat Surya Artha Utama (BPR-SAU), yang merupakan bank milik Pemkot Surabaya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, menilai sebagian besar dana daerah selama ini disimpan di Bank Jatim dalam bentuk deposito. Padahal, BPR-SAU juga memiliki kapasitas menerima dana serupa dengan imbal hasil yang kompetitif.

 

“Sebagian uang pemerintah kota itu disimpan dalam deposito di Bank Jatim. Padahal BPR-SAU juga bisa menerima tabungan dan bunganya bersaing,” ujar Machmud, Selasa (28/10/2025).

 

Machmud menjelaskan, langkah ini penting agar Pemkot memperkuat aset keuangannya sendiri. Ia mencontohkan, jika Pemkot menempatkan dana Rp100 miliar di BPR-SAU, hal itu sudah dapat memperkuat permodalan dan pengembangan bisnis bank tersebut.

 

“Tidak harus semua di Bank Jatim. Kalau sebagian disimpan di BPR-SAU, itu sudah sangat membantu pengembangannya,” tambahnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

 

Politisi Partai Demokrat itu menyebut, dana daerah milik Pemkot Surabaya yang saat ini tersimpan di Bank Jatim mencapai sekitar Rp750 miliar. Dana tersebut bersifat bergulir dengan jangka waktu bulanan dan menghasilkan bunga sekitar Rp18 miliar pada tahun lalu.

 

Machmud memastikan, penempatan dana di BPR-SAU tidak bertentangan dengan aturan karena bank tersebut berstatus badan usaha milik Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

 

“Dari sisi regulasi tidak masalah. BPR-SAU termasuk bank pemerintah daerah, jadi secara aturan boleh kalau Pemkot mendepositokan uangnya di sana,” jelasnya.

 

DPRD menilai langkah ini akan membantu Pemkot memperkuat lembaga keuangan milik sendiri dan mengurangi ketergantungan pada bank milik provinsi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Mereka datang sekitar pukul 14.45 WIB.

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.