Wali Kota Eri Instruksikan Pengawasan Ketat Hotel Usai Penggerebekan Pesta Gay
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 22 Okt 2025 11:16 WIB
selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan sikap tegasnya terhadap pesta sesama jenis yang digerebek polisi di salah satu hotel di Surabaya. Ia menyebut tindakan tersebut melanggar norma agama dan hukum yang berlaku di Indonesia.
Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya
“Jelas yang pertama ini melanggar syariat, agama apa pun melarang. Kedua, dasar hukum apa pun di negara ini, perbuatan tersebut dilarang. Maka harus kita lawan dan kita harus menjaga Surabaya bersama-sama,” tegas Eri, Rabu (22/10/2025).
Sebagai langkah lanjutan, Eri menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya untuk memperkuat patroli bersama kepolisian. Ia menilai pencegahan perlu diperkuat dari sisi pengawasan lapangan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kita akan kuatkan Satpol PP, meningkatkan patroli bersama jajaran Polrestabes Surabaya. Tapi yang paling penting adalah pengawasan menyeluruh. Ini akan lebih kuat kalau masyarakat juga ikut aktif melapor,” jelasnya.
Baca Juga: KUHP Baru Diterapkan dalam Kasus Pesta Gay di Surabaya
Selain itu, Pemkot Surabaya akan memanggil seluruh pengelola hotel, penginapan, dan apartemen untuk menandatangani pakta integritas dalam upaya mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Kita buat pakta integritas untuk memperkuat pengawasan. Kan nggak mungkin dalam satu kamar ada orang keluar masuk lebih dari tiga orang. Maka nanti kita kumpulkan semua pemilik hotel dan apartemen,” ujar Eri.
Baca Juga: 34 Tersangka Kasus Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya Diserahkan ke Kejari
Eri juga menekankan pentingnya edukasi moral dan karakter bagi generasi muda agar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang. Pemerintah Kota akan memaksimalkan peran Kampung Pancasila dan menggandeng sekolah-sekolah di Surabaya.
“Untuk yang SMA nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jatim. Intinya, kita jaga Surabaya bersama-sama,” pungkasnya.
Editor : Ading
