Rabu, 04 Feb 2026 21:07 WIB

'Mageri Segoro', Pelindo Petikemas Dukung Program Gubernur Jateng

selalu.id – PT Pelindo Terminal Petikemas ikut mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertajuk Mageri Segoro yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi untuk merehabilitasi pantai dengan penanaman mangrove dan tumbuhan pesisir lainnya.

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan pihaknya menanam 50 ribu bibit mangrove dalam program Mageri Segoro tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir yang erat kaitannya dengan kegiatan kepelabuhanan.

 

“Keterlibatan kami pada program Mageri Segoro adalah bentuk perwujudan pilar lingkungan (environment) dalam prinsip ESG yang menjadi pedoman usaha kami dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Widyaswendra saat kegiatan penanaman mangrove serentak di Pantai Muara Kencana, Kabupaten Kendal, Rabu (15/10).

 

Sepanjang 2025, PT Pelindo Terminal Petikemas telah menanam total 70 ribu mangrove, termasuk 20 ribu di wilayah Medan, Sumatra Utara. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program penghijauan dan elektrifikasi peralatan bongkar muat untuk mendukung pelabuhan hijau dan menekan emisi karbon.

 

“Menjaga lingkungan adalah tugas kita bersama. Dalam berbisnis, kami juga mengedepankan keberlanjutan lingkungan. Kami akan terus menanam mangrove baik melalui inisiatif sendiri maupun kolaborasi,” tambahnya.

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Mageri Segoro bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan aksi nyata untuk memperbaiki lingkungan dan melindungi masa depan.

 

Kegiatan di Pantai Muara Kencana itu dilakukan serentak oleh 17 kabupaten/kota pesisir Jawa Tengah dan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penanaman mangrove terbanyak dalam satu waktu dengan melibatkan 20 ribu peserta.

 

“Hari ini kita menanam total 1,3 juta pohon mangrove di 17 lokasi. Dari Maret sampai September, ada 668 ribu pohon tambahan. Jadi total sudah 1,9 juta pohon mangrove tertanam,” ungkap Luthfi.

Baca Juga: Naik 3 Persen, Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Nataru 2025/2026

 

Ia menekankan agar aksi tersebut tidak berhenti pada tahap penanaman, melainkan berlanjut pada pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

 

“Garis pantai terjaga, ekosistem terlindungi, tambak tidak rusak, rob berkurang. Masyarakat bisa beraktivitas dengan baik dan perekonomian tetap bergerak,” ujarnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.