Jumat, 06 Nov 2026 22:36 WIB

'Mageri Segoro', Pelindo Petikemas Dukung Program Gubernur Jateng

selalu.id – PT Pelindo Terminal Petikemas ikut mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertajuk Mageri Segoro yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi untuk merehabilitasi pantai dengan penanaman mangrove dan tumbuhan pesisir lainnya.

 

Baca Juga: Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Struktur Korporasi Lewat Konsolidasi Usaha

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan pihaknya menanam 50 ribu bibit mangrove dalam program Mageri Segoro tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir yang erat kaitannya dengan kegiatan kepelabuhanan.

 

“Keterlibatan kami pada program Mageri Segoro adalah bentuk perwujudan pilar lingkungan (environment) dalam prinsip ESG yang menjadi pedoman usaha kami dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Widyaswendra saat kegiatan penanaman mangrove serentak di Pantai Muara Kencana, Kabupaten Kendal, Rabu (15/10).

 

Sepanjang 2025, PT Pelindo Terminal Petikemas telah menanam total 70 ribu mangrove, termasuk 20 ribu di wilayah Medan, Sumatra Utara. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program penghijauan dan elektrifikasi peralatan bongkar muat untuk mendukung pelabuhan hijau dan menekan emisi karbon.

 

“Menjaga lingkungan adalah tugas kita bersama. Dalam berbisnis, kami juga mengedepankan keberlanjutan lingkungan. Kami akan terus menanam mangrove baik melalui inisiatif sendiri maupun kolaborasi,” tambahnya.

 

Baca Juga: Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Mageri Segoro bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan aksi nyata untuk memperbaiki lingkungan dan melindungi masa depan.

 

Kegiatan di Pantai Muara Kencana itu dilakukan serentak oleh 17 kabupaten/kota pesisir Jawa Tengah dan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penanaman mangrove terbanyak dalam satu waktu dengan melibatkan 20 ribu peserta.

 

“Hari ini kita menanam total 1,3 juta pohon mangrove di 17 lokasi. Dari Maret sampai September, ada 668 ribu pohon tambahan. Jadi total sudah 1,9 juta pohon mangrove tertanam,” ungkap Luthfi.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

 

Ia menekankan agar aksi tersebut tidak berhenti pada tahap penanaman, melainkan berlanjut pada pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

 

“Garis pantai terjaga, ekosistem terlindungi, tambak tidak rusak, rob berkurang. Masyarakat bisa beraktivitas dengan baik dan perekonomian tetap bergerak,” ujarnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.