Sabtu, 06 Jun 2026 09:05 WIB

'Mageri Segoro', Pelindo Petikemas Dukung Program Gubernur Jateng

selalu.id – PT Pelindo Terminal Petikemas ikut mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertajuk Mageri Segoro yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi untuk merehabilitasi pantai dengan penanaman mangrove dan tumbuhan pesisir lainnya.

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Internasional Tumbuh 11 Persen, Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi Nasional

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan pihaknya menanam 50 ribu bibit mangrove dalam program Mageri Segoro tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir yang erat kaitannya dengan kegiatan kepelabuhanan.

 

“Keterlibatan kami pada program Mageri Segoro adalah bentuk perwujudan pilar lingkungan (environment) dalam prinsip ESG yang menjadi pedoman usaha kami dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Widyaswendra saat kegiatan penanaman mangrove serentak di Pantai Muara Kencana, Kabupaten Kendal, Rabu (15/10).

 

Sepanjang 2025, PT Pelindo Terminal Petikemas telah menanam total 70 ribu mangrove, termasuk 20 ribu di wilayah Medan, Sumatra Utara. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program penghijauan dan elektrifikasi peralatan bongkar muat untuk mendukung pelabuhan hijau dan menekan emisi karbon.

 

“Menjaga lingkungan adalah tugas kita bersama. Dalam berbisnis, kami juga mengedepankan keberlanjutan lingkungan. Kami akan terus menanam mangrove baik melalui inisiatif sendiri maupun kolaborasi,” tambahnya.

 

Baca Juga: Jaga Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Begini Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Mageri Segoro bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan aksi nyata untuk memperbaiki lingkungan dan melindungi masa depan.

 

Kegiatan di Pantai Muara Kencana itu dilakukan serentak oleh 17 kabupaten/kota pesisir Jawa Tengah dan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penanaman mangrove terbanyak dalam satu waktu dengan melibatkan 20 ribu peserta.

 

“Hari ini kita menanam total 1,3 juta pohon mangrove di 17 lokasi. Dari Maret sampai September, ada 668 ribu pohon tambahan. Jadi total sudah 1,9 juta pohon mangrove tertanam,” ungkap Luthfi.

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

 

Ia menekankan agar aksi tersebut tidak berhenti pada tahap penanaman, melainkan berlanjut pada pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

 

“Garis pantai terjaga, ekosistem terlindungi, tambak tidak rusak, rob berkurang. Masyarakat bisa beraktivitas dengan baik dan perekonomian tetap bergerak,” ujarnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.