Rabu, 22 Jul 2026 05:24 WIB

Doa Presiden Prabowo untuk Tragedi Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyebabkan puluhan santri terjebak di reruntuhan. Operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama sejak bangunan tiga lantai dengan tambahan konstruksi lantai empat itu runtuh pada Senin (29/9/2025) sore.

 

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, bersama Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, turun langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan.

 

"Kami dari BNPB dan Basarnas hadir di sini karena kecelakaan ini, yang bisa disebut sebagai bencana akibat struktur bangunan," kata Suharyanto dalam konferensi pers di lokasi, Rabu (1/10/2025).

 

"Data sementara menunjukkan ada puluhan santri yang masih terjebak. Tim sudah sepakat untuk memprioritaskan pencarian dan pertolongan," ujarnya.

 

BNPB akan mengoordinasikan operasi mulai tahap pencarian hingga rehabilitasi. Informasi rinci akan disampaikan kepada masyarakat dan keluarga korban. "Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Sidoarjo, Polri, dan lembaga terkait, termasuk masyarakat, tidak tinggal diam," tambahnya.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

 

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyebut pihaknya segera merespons insiden begitu menerima laporan. "Ini wujud perhatian langsung pemerintah pusat. Kami tiba di lokasi 38 menit setelah menerima informasi dan langsung melaksanakan operasi," ujarnya.

 

Sebanyak 65 tim SAR gabungan dengan total 379 personel dikerahkan. Kondisi lapangan dinilai menantang karena material bangunan bertingkat yang bertumpuk memerlukan penanganan khusus. "Kami mengirim tim SAR spesial dari kantor pusat untuk membantu asesmen dan penyelamatan," jelas Syafii.

 

Baca Juga: Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menyampaikan belasungkawa dari Presiden RI Prabowo Subianto. "Bapak Presiden menitipkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan agar musibah ini cepat berlalu," katanya.

 

Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan harapan menemukan korban selamat. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.