Kamis, 04 Jun 2026 07:32 WIB

Doa Presiden Prabowo untuk Tragedi Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyebabkan puluhan santri terjebak di reruntuhan. Operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama sejak bangunan tiga lantai dengan tambahan konstruksi lantai empat itu runtuh pada Senin (29/9/2025) sore.

 

Baca Juga: Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, bersama Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, turun langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan.

 

"Kami dari BNPB dan Basarnas hadir di sini karena kecelakaan ini, yang bisa disebut sebagai bencana akibat struktur bangunan," kata Suharyanto dalam konferensi pers di lokasi, Rabu (1/10/2025).

 

"Data sementara menunjukkan ada puluhan santri yang masih terjebak. Tim sudah sepakat untuk memprioritaskan pencarian dan pertolongan," ujarnya.

 

BNPB akan mengoordinasikan operasi mulai tahap pencarian hingga rehabilitasi. Informasi rinci akan disampaikan kepada masyarakat dan keluarga korban. "Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Sidoarjo, Polri, dan lembaga terkait, termasuk masyarakat, tidak tinggal diam," tambahnya.

Baca Juga: 1061 KDMP Diresmikan Prabowo, 284 di antaranya Ada di Mojokerto

 

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyebut pihaknya segera merespons insiden begitu menerima laporan. "Ini wujud perhatian langsung pemerintah pusat. Kami tiba di lokasi 38 menit setelah menerima informasi dan langsung melaksanakan operasi," ujarnya.

 

Sebanyak 65 tim SAR gabungan dengan total 379 personel dikerahkan. Kondisi lapangan dinilai menantang karena material bangunan bertingkat yang bertumpuk memerlukan penanganan khusus. "Kami mengirim tim SAR spesial dari kantor pusat untuk membantu asesmen dan penyelamatan," jelas Syafii.

 

Baca Juga: Tiba di Jatim, Prabowo Akan Resmikan 166 SPPG Polri, Museum Ibu Marsinah, hingga Panen Raya Jagung

Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menyampaikan belasungkawa dari Presiden RI Prabowo Subianto. "Bapak Presiden menitipkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan agar musibah ini cepat berlalu," katanya.

 

Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan harapan menemukan korban selamat. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.