Minggu, 06 Sep 2026 17:53 WIB

Doa Presiden Prabowo untuk Tragedi Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyebabkan puluhan santri terjebak di reruntuhan. Operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama sejak bangunan tiga lantai dengan tambahan konstruksi lantai empat itu runtuh pada Senin (29/9/2025) sore.

 

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, bersama Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, turun langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan.

 

"Kami dari BNPB dan Basarnas hadir di sini karena kecelakaan ini, yang bisa disebut sebagai bencana akibat struktur bangunan," kata Suharyanto dalam konferensi pers di lokasi, Rabu (1/10/2025).

 

"Data sementara menunjukkan ada puluhan santri yang masih terjebak. Tim sudah sepakat untuk memprioritaskan pencarian dan pertolongan," ujarnya.

 

BNPB akan mengoordinasikan operasi mulai tahap pencarian hingga rehabilitasi. Informasi rinci akan disampaikan kepada masyarakat dan keluarga korban. "Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Sidoarjo, Polri, dan lembaga terkait, termasuk masyarakat, tidak tinggal diam," tambahnya.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

 

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyebut pihaknya segera merespons insiden begitu menerima laporan. "Ini wujud perhatian langsung pemerintah pusat. Kami tiba di lokasi 38 menit setelah menerima informasi dan langsung melaksanakan operasi," ujarnya.

 

Sebanyak 65 tim SAR gabungan dengan total 379 personel dikerahkan. Kondisi lapangan dinilai menantang karena material bangunan bertingkat yang bertumpuk memerlukan penanganan khusus. "Kami mengirim tim SAR spesial dari kantor pusat untuk membantu asesmen dan penyelamatan," jelas Syafii.

 

Baca Juga: Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menyampaikan belasungkawa dari Presiden RI Prabowo Subianto. "Bapak Presiden menitipkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan agar musibah ini cepat berlalu," katanya.

 

Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan harapan menemukan korban selamat. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.