Kamis, 22 Okt 2026 02:02 WIB

Doa Presiden Prabowo untuk Tragedi Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyebabkan puluhan santri terjebak di reruntuhan. Operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama sejak bangunan tiga lantai dengan tambahan konstruksi lantai empat itu runtuh pada Senin (29/9/2025) sore.

 

Baca Juga: Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, bersama Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, turun langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan.

 

"Kami dari BNPB dan Basarnas hadir di sini karena kecelakaan ini, yang bisa disebut sebagai bencana akibat struktur bangunan," kata Suharyanto dalam konferensi pers di lokasi, Rabu (1/10/2025).

 

"Data sementara menunjukkan ada puluhan santri yang masih terjebak. Tim sudah sepakat untuk memprioritaskan pencarian dan pertolongan," ujarnya.

 

BNPB akan mengoordinasikan operasi mulai tahap pencarian hingga rehabilitasi. Informasi rinci akan disampaikan kepada masyarakat dan keluarga korban. "Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Sidoarjo, Polri, dan lembaga terkait, termasuk masyarakat, tidak tinggal diam," tambahnya.

Baca Juga: KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana, Adik Eks Kepala BNPB Ikut Terseret

 

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyebut pihaknya segera merespons insiden begitu menerima laporan. "Ini wujud perhatian langsung pemerintah pusat. Kami tiba di lokasi 38 menit setelah menerima informasi dan langsung melaksanakan operasi," ujarnya.

 

Sebanyak 65 tim SAR gabungan dengan total 379 personel dikerahkan. Kondisi lapangan dinilai menantang karena material bangunan bertingkat yang bertumpuk memerlukan penanganan khusus. "Kami mengirim tim SAR spesial dari kantor pusat untuk membantu asesmen dan penyelamatan," jelas Syafii.

 

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menyampaikan belasungkawa dari Presiden RI Prabowo Subianto. "Bapak Presiden menitipkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan agar musibah ini cepat berlalu," katanya.

 

Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan harapan menemukan korban selamat. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.