Minggu, 01 Nov 2026 00:53 WIB

Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

Ilustrasi gempa bumi. (Dok. Freepik).
Ilustrasi gempa bumi. (Dok. Freepik).

selalu.id - Kota Palu, Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi, Selasa (16/6/2026). Gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,7 ini pun membuat warga panik.

Selain dirasakan di Palu, gempa juga terasa hingga Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Donggala, dan Poso.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Hingga saat ini, Tim BMKG, BNPB, dan BPBD masih melakukan pemantauan serta pendataan dampak gempa di wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa terjadi pada pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA dengan magnitudo (M) 6,7. Episenter gempa berada pada koordinat 1,03 LS dan 120,24 BT atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi setelah gempa utama.

"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG di akun Instagramnya, Selasa (16/6/2026).

BMKG menjelaskan gempa yang mengguncang Palu termasuk kategori gempa dangkal. Berdasarkan hasil analisis, sumber gempa berasal dari aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun atau oblik normal," jelasnya.

Menurut peta tingkat guncangan BMKG, intensitas gempa mencapai VI-VII MMI di Torue, Parigi Moutong, dan Parigi Selatan.

Baca Juga: 7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Sementara di Palolo dan Sigi mencapai VII MMI. Adapun Kota Palu dan Sigi Biromaru merasakan guncangan pada skala V-VI MMI.  

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan laporan awal menunjukkan adanya kerusakan pada sejumlah bangunan.

"Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Namun, hingga siaran pers ini diterbitkan, rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat," katanya.

Data terbaru yang disampaikan BMKG menunjukkan kerusakan kategori sedang terjadi di sejumlah lokasi.

Baca Juga: Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu mengatakan salah satu bangunan yang terdampak adalah Kantor Bupati Sigi.

"Saat ini yang sudah kami terima ada kerusakan kategori sedang di tiga wilayah, yaitu kantor Bupati Kabupaten Sigi," sebutnya.

Selain itu, kerusakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah bangunan di Kota Palu, antara lain Hotel Santika, sebuah kafe, Auditorium Universitas Tadulako, Hotel Best Western, serta Toko Star Kitchen.

Sementara di Kabupaten Parigi Moutong, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.