Jumat, 05 Jun 2026 05:01 WIB

Gedung Asrama Putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, 10 Korban Tertimbun

selalu.id – Bangunan beton yang merupakan gedung asrama putra Yayasan Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga dan belum diketahui secara pasti apakah ada korban jiwa.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Bentuk Satgas Teknis Cek Bangunan Sekolah Setelah Plafon SMPN 60 Runtuh

Dari video amatir yang beredar, puing bangunan menumpuk dan menutup sebagian akses masuk. Beberapa warga terlihat berusaha menghindari wilayah yang rawan di sekitar bangunan. Sedangkan perempuan dan anak-anak yang tampak ketakutan. 

 

Relawan dan petugas penyelamat dengan tim Basarnas, BPBD Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, Kodim Sidoarjo, serta relawan masih berada di lokasi.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Aries, seorang relawan, mengatakan, "Info masuk korban 10 yang terlihat dan ada sebagian belum terlihat." Petugas masih memeriksa setiap sudut reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban yang tertimbun.

 

Baca Juga: Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Timpa Tiga Siswa   

Kondisi lokasi menunjukkan banyak batang besi dan kayu konstruksi yang runtuh berserakan, menimbulkan risiko tambahan bagi tim penyelamat. Warga sekitar diminta menjauh untuk memudahkan evakuasi dan menghindari kecelakaan lanjutan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.