Minggu, 06 Sep 2026 21:04 WIB

Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Timpa Tiga Siswa   

Foto: Para siswa SMPN 60 Surabaya sedang belajar di luar kelas, dikarenakan plafon ambruk pada Rabu (28/1/2026).
Foto: Para siswa SMPN 60 Surabaya sedang belajar di luar kelas, dikarenakan plafon ambruk pada Rabu (28/1/2026).

selalu.id – Plafon ruang kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya ambruk pada Rabu (28/1/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, saat kegiatan belajar mengajar baru dimulai. Tiga siswa sempat tertimpa reruntuhan dan mengalami syok, namun dinyatakan aman setelah mendapatkan perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebelum dipulangkan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Bentuk Satgas Teknis Cek Bangunan Sekolah Setelah Plafon SMPN 60 Runtuh

Diduga kuat, insiden ini dipicu oleh cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda Surabaya sejak pagi hari. Saat kejadian, para siswa tengah berada di dalam kelas dan mengerjakan tugas sebelum plafon tiba-tiba runtuh menimpa sebagian area tempat duduk.

 

Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arief Sunandar, mengkonfirmasi kejadian tersebut. "Diduga karena cuaca ekstrem dan angin cukup kencang. Setelah mendapat laporan melalui Call Center 112, tim kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi," ujarnya.

 

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Petugas gabungan BPBD dan pihak sekolah segera membersihkan reruntuhan, menggevakuasi siswa, serta memasang garis pembatas karena lokasi masih berpotensi membahayakan. Beberapa kelas di sekitar area kejadian juga dikosongkan untuk dilakukan pengecekan keamanan.

 

Proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan memindahkan siswa ke lokasi alternatif seperti ruang Bimbingan dan Konseling (BK), musala, serta halaman sekolah. Salah satu siswi kelas 7, Aulia, mengaku suasana kelas menjadi panik saat kejadian. "Ada tiga teman yang tertimpa, mereka sesak napas dan trauma. Sekarang belajarnya dipindahkan ke tempat-tempat tersebut," katanya.

Baca Juga: Atap Gerbang Tol Banyuurip Ambruk, Truk Diduga Sebabkan Kecelakaan

 

Untuk mengantisipasi hujan yang berpotensi kembali turun, BPBD mendirikan tenda darurat di halaman olahraga sekolah sebagai ruang belajar sementara. Pihak BPBD juga akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap seluruh plafon ruang kelas di lantai tiga untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.