Senin, 09 Feb 2026 19:24 WIB

Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Timpa Tiga Siswa   

Foto: Para siswa SMPN 60 Surabaya sedang belajar di luar kelas, dikarenakan plafon ambruk pada Rabu (28/1/2026).
Foto: Para siswa SMPN 60 Surabaya sedang belajar di luar kelas, dikarenakan plafon ambruk pada Rabu (28/1/2026).

selalu.id – Plafon ruang kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya ambruk pada Rabu (28/1/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, saat kegiatan belajar mengajar baru dimulai. Tiga siswa sempat tertimpa reruntuhan dan mengalami syok, namun dinyatakan aman setelah mendapatkan perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebelum dipulangkan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Bentuk Satgas Teknis Cek Bangunan Sekolah Setelah Plafon SMPN 60 Runtuh

Diduga kuat, insiden ini dipicu oleh cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda Surabaya sejak pagi hari. Saat kejadian, para siswa tengah berada di dalam kelas dan mengerjakan tugas sebelum plafon tiba-tiba runtuh menimpa sebagian area tempat duduk.

 

Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arief Sunandar, mengkonfirmasi kejadian tersebut. "Diduga karena cuaca ekstrem dan angin cukup kencang. Setelah mendapat laporan melalui Call Center 112, tim kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi," ujarnya.

 

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Petugas gabungan BPBD dan pihak sekolah segera membersihkan reruntuhan, menggevakuasi siswa, serta memasang garis pembatas karena lokasi masih berpotensi membahayakan. Beberapa kelas di sekitar area kejadian juga dikosongkan untuk dilakukan pengecekan keamanan.

 

Proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan memindahkan siswa ke lokasi alternatif seperti ruang Bimbingan dan Konseling (BK), musala, serta halaman sekolah. Salah satu siswi kelas 7, Aulia, mengaku suasana kelas menjadi panik saat kejadian. "Ada tiga teman yang tertimpa, mereka sesak napas dan trauma. Sekarang belajarnya dipindahkan ke tempat-tempat tersebut," katanya.

Baca Juga: Atap Gerbang Tol Banyuurip Ambruk, Truk Diduga Sebabkan Kecelakaan

 

Untuk mengantisipasi hujan yang berpotensi kembali turun, BPBD mendirikan tenda darurat di halaman olahraga sekolah sebagai ruang belajar sementara. Pihak BPBD juga akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap seluruh plafon ruang kelas di lantai tiga untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus ini terbongkar setelah petugas menerima informasi pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan ke Ngawi.

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.