Kamis, 22 Okt 2026 02:02 WIB

Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Timpa Tiga Siswa   

Foto: Para siswa SMPN 60 Surabaya sedang belajar di luar kelas, dikarenakan plafon ambruk pada Rabu (28/1/2026).
Foto: Para siswa SMPN 60 Surabaya sedang belajar di luar kelas, dikarenakan plafon ambruk pada Rabu (28/1/2026).

selalu.id – Plafon ruang kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya ambruk pada Rabu (28/1/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, saat kegiatan belajar mengajar baru dimulai. Tiga siswa sempat tertimpa reruntuhan dan mengalami syok, namun dinyatakan aman setelah mendapatkan perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebelum dipulangkan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Bentuk Satgas Teknis Cek Bangunan Sekolah Setelah Plafon SMPN 60 Runtuh

Diduga kuat, insiden ini dipicu oleh cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda Surabaya sejak pagi hari. Saat kejadian, para siswa tengah berada di dalam kelas dan mengerjakan tugas sebelum plafon tiba-tiba runtuh menimpa sebagian area tempat duduk.

 

Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arief Sunandar, mengkonfirmasi kejadian tersebut. "Diduga karena cuaca ekstrem dan angin cukup kencang. Setelah mendapat laporan melalui Call Center 112, tim kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi," ujarnya.

 

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Petugas gabungan BPBD dan pihak sekolah segera membersihkan reruntuhan, menggevakuasi siswa, serta memasang garis pembatas karena lokasi masih berpotensi membahayakan. Beberapa kelas di sekitar area kejadian juga dikosongkan untuk dilakukan pengecekan keamanan.

 

Proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan memindahkan siswa ke lokasi alternatif seperti ruang Bimbingan dan Konseling (BK), musala, serta halaman sekolah. Salah satu siswi kelas 7, Aulia, mengaku suasana kelas menjadi panik saat kejadian. "Ada tiga teman yang tertimpa, mereka sesak napas dan trauma. Sekarang belajarnya dipindahkan ke tempat-tempat tersebut," katanya.

Baca Juga: Atap Gerbang Tol Banyuurip Ambruk, Truk Diduga Sebabkan Kecelakaan

 

Untuk mengantisipasi hujan yang berpotensi kembali turun, BPBD mendirikan tenda darurat di halaman olahraga sekolah sebagai ruang belajar sementara. Pihak BPBD juga akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap seluruh plafon ruang kelas di lantai tiga untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.